Kamis, 24 Mei 2018 08:07 WIB

Yang Mau Lari Saat Puasa, Simak Dulu Tips Ala Komunitas Lari

Widiya Wiyanti - detikHealth
Para pegiat lari dari berbagai komunitas membagikan tips sehat agar lari tidak malah membuat kita kelelahan saat puasa. Foto: thinkstock Para pegiat lari dari berbagai komunitas membagikan tips sehat agar lari tidak malah membuat kita kelelahan saat puasa. Foto: thinkstock
Jakarta - Saat ini lari sudah menjadi tren positif masyarakat Indonesia untuk menjaga kebugaran tubuh. Dan pada saat bulan puasa sekarang ini pun masih banyak masyarakat yang tetap aktif lari.

Para pegiat lari dari berbagai komunitas membagikan tips sehat agar lari tidak malah membuat kita kelelahan saat puasa. Salah satunya dari KedodoRUN, atau Kumpulan-kumpulan Dokter Doyan 'Run'.

dr Risna, SpM, salah satu anggota KedodoRUN menyarankan untuk mengukur tingkat kemampuan diri terlebih dahulu sebelum lari di bulan puasa. Sehingga tidak malah membahayakan kesehatan diri sendiri.

"Kalau selama bulan puasa dilihat dulu habit dia sebelumnya, kalau memang sudah terbiasa lari seminggu tiga kali ya dilanjutin seminggu 3 kali juga nggak masalah sebetulnya. Cuma dia harus ngatur dirinya saja kuatnya seberapa dengan dia nggak minum," ujarnya kepada detikHealth.



Sementara itu, Arbi dari komunitas Run For Indonesia (RFI) Bogor menyarankan mencukupi asupan air saat sahur dan saat malam hari agar hidrasi tubuh tetap terjaga.

"Hindari dehidrasi, sempatkan waktu buat teman-teman untuk minum pada saat sebelum sahur atau tempatkan dekat tempat tidur itu minuman lah, jadi ketika bangun kita bisa minum," anjurannya.

Selain memenuhi asupan air, Arbi juga menyarankan untuk tidak memaksakan diri saat lari. Cukup selama 20-40 menit lari sebelum berbuka puasa bisa mempertahankan kebugaran tubuh.

"Jadi perhatikan masalah waktu harus tepat, berikutnya adalah siasati minum dan makan, setelah buka jangan kebanyakan, harus cukup, sahur juga selayaknya. Kalaupun minum, minum yang ada protein, makan karbo yang cukup," tutupnya.

(wdw/up)
News Feed