Rabu, 18 Jul 2018 07:37 WIB

Benjamin Pavard Lari-Lari di Air, Biar Bisa Lari Kencang?

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Dalam sebuah video yang diunggahnya di instagram, bek kanan timnas Prancis Benjamin Pavard terlihat berlari di kolam. Foto: instagram/benpavard21 Dalam sebuah video yang diunggahnya di instagram, bek kanan timnas Prancis Benjamin Pavard terlihat berlari di kolam. Foto: instagram/benpavard21
Jakarta - Benjamin Pavard berhasil jadi juara Piala Dunia 2018 bersama timnas Prancis. Penampilannya di laga final melawan Kroasia dipuji karena berhasil meredam serangan Kroasia.

Baru-baru ini, Pavard ramai dibahas di media sosial terkait sebuah video lamanya. Dalam video yang diunggah tahun lalu tersebut Pavard terlihat berlari kecil di sebuah kolam. Bentuk latihan agar bisa berlari kencang atau sekadar iseng?



Dalam video tersebut terlihat Pavard berada di sebuah kolam dengan kedalaman sedang. Ia berlari di tempat selama beberapa detik seperti sedang melakukan sprint.

[Gambas:Instagram]



"Arbeiten," tulis Pavard dalam bahasa Jerman di bagian caption. Saat ini Pavard memang merupakan pemain klub VfB Stuttgart. Arbeiten sendiri jika diterjemahkan secara harfiah memiliki arti kerja.

Lalu, apa fungsi lari sprint di dalam air seperti yang dilakukan Pavard? Laman Livestrong menyebut latihan sprint di air memang biasa dilakukan atlet, termasuk atlet sepakbola.

Fungsinya adalah memaksimalkan kecepatan berlari agar bisa lebih cepat. Latihan ini juga lazim dilakukan para atlet yang sedang dalam pemulihan cedera, tentunya dengan intensitas yang lebih ringan.

Sejatinya, ada dua jenis latihan lari di air, yakni lari di air dangkal dan lari di air dalam. Lari di air dangkal adalah jenis lari di air seperti yang dilakukan Pavard, di mana lari sprint dilakukan berulang dengan kedalaman air tak lebih dari pinggang.

Sementara lari di air dalam membuat kaki atlet tidak menyentuh dasar, sehingga atlet bisa melakukan seluruh gerakan lari di dalam air. Saat berlari, pastikan tubuh tetap tegak lurus, jangan condong ke depan agar hasil latihan maksimal.

"Berlari di air memiliki semua manfaat lari, namun dengan risiko cedera yang lebih rendah," ungkap pakar fitness Dean Herbert.

(mrs/up)
News Feed