4 Cara Simpel Redakan Nyeri Otot Usai Berolahraga (2)

4 Cara Simpel Redakan Nyeri Otot Usai Berolahraga (2)

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Selasa, 07 Agu 2018 09:26 WIB
4 Cara Simpel Redakan Nyeri Otot Usai Berolahraga (2)
Nyeri Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Delayed onset muscle soreness (DOMS) atau nyeri otot onset tertunda merupakan salah satu jenis nyeri yang terjadi setelah olahraga. Namun nyeri ini berbeda dari nyeri yang umum dirasakan.

Kondisi DOMS merupakan hasil robekan kecil yang terjadi pada serat otot yang dikombinasikan dengan proses peradangan lalu timbul rasa nyeri. Dari aktivitas yang melibatkan perpanjangan otot dan tendon saat seseorang secara simultan mencoba mengkontraksi otot seperti misalnya squats.

"Nyeri otot, lemas, pengurangan kontraksi otot dan kekakuan otot merupakan gejala dari DOMS," tutur Katie Lawton, seorang dokter kesehatan olahraga di Cleveland Clinic, dikutip dari Men's Health.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika kamu merasakan gejala-gejala tersebut, cobalah 4 cara simpel ini untuk membantu memulihkan ototmu:

Pakai pengompres dingin dan hangat

Foto: thinkstock
"Pemikiran di balik kompres hangat adalah meningkatkan aliran darah karena merupakan sebuah vasodilator (pembuka pembuluh darah), dan diduga dapat membantu menyiram beberapa hasil sampingan atau inflamasi terkait nyeri otot," kata Lawton.

Mengombinasikannya dengan ice pack atau pengompres dingin akan menjadi kombinasi yang sempurna, lanjurnya. Mencampurkan dingin dan panas bisa jadi sangat bermanfaat setelah olahraga penyebab nyeri otot.

Sebuah studi mengungkapkan bahwa menggunakan kedua pengompres dapat mencegah kerusakan jaringan elastis dan mengurangi nyeri otot. Aplikasikan pengompres dingin selama 20 menit lalu ikuti dengan kompres hangat selama 20 menit.

Pakai foam roller

Foto: Getty Images

Foam rolling, sebuah alat berbentuk pipa terbuat dari gabus bisa digunakan sebagai penghilang nyeri otot dan meningkatkan pemulihan jaringan.

Sebuah studi menyebutkan bahwa melakukan foam rolling yang cukup tebal selama 20 menit langsung setelah berolahraga dapat mengurangi lemahnya otot dan menurunkan dampak pada gerakan dinamis seseorang.

Mandi air dingin

Foto: Thinkstock
Sebuah studi tahun 2010 menemukan bahwa mandi air dingin dapat mengurangi bengkak dan kerusakan jaringan yang menyebabkan DOMS dengan menyempitkan pembuluh darah. Tapi ingat jangan terlalu lama, perkirakan hanya 5-10 menit saja.

Dalam studi yang lain di tahun 2014, peserta yang mandi dengan air dingin selama 10 menit melaporkan nyeri yang tidak terlalu saat diminta untuk meregangkan tubuh.

Pakai compression gear

Foto: Patch

Compresion gear adalah pakaian olahraga yang ketat membentuk tubuh, dipercaya dapat menjaga otot tetap kuat di tempat dan meningkat aliran darah ke otot, sehingga mendorong performa.

Selain itu, pakaian ini juga membantu untuk menyingkitkan enzim dalam otot yang disebut kreatin kinas, yang menyebabkan rasa sakit.

Halaman 2 dari 5

"Pemikiran di balik kompres hangat adalah meningkatkan aliran darah karena merupakan sebuah vasodilator (pembuka pembuluh darah), dan diduga dapat membantu menyiram beberapa hasil sampingan atau inflamasi terkait nyeri otot," kata Lawton.

Mengombinasikannya dengan ice pack atau pengompres dingin akan menjadi kombinasi yang sempurna, lanjurnya. Mencampurkan dingin dan panas bisa jadi sangat bermanfaat setelah olahraga penyebab nyeri otot.

Sebuah studi mengungkapkan bahwa menggunakan kedua pengompres dapat mencegah kerusakan jaringan elastis dan mengurangi nyeri otot. Aplikasikan pengompres dingin selama 20 menit lalu ikuti dengan kompres hangat selama 20 menit.

Foam rolling, sebuah alat berbentuk pipa terbuat dari gabus bisa digunakan sebagai penghilang nyeri otot dan meningkatkan pemulihan jaringan.

Sebuah studi menyebutkan bahwa melakukan foam rolling yang cukup tebal selama 20 menit langsung setelah berolahraga dapat mengurangi lemahnya otot dan menurunkan dampak pada gerakan dinamis seseorang.

Sebuah studi tahun 2010 menemukan bahwa mandi air dingin dapat mengurangi bengkak dan kerusakan jaringan yang menyebabkan DOMS dengan menyempitkan pembuluh darah. Tapi ingat jangan terlalu lama, perkirakan hanya 5-10 menit saja.

Dalam studi yang lain di tahun 2014, peserta yang mandi dengan air dingin selama 10 menit melaporkan nyeri yang tidak terlalu saat diminta untuk meregangkan tubuh.

Compresion gear adalah pakaian olahraga yang ketat membentuk tubuh, dipercaya dapat menjaga otot tetap kuat di tempat dan meningkat aliran darah ke otot, sehingga mendorong performa.

Selain itu, pakaian ini juga membantu untuk menyingkitkan enzim dalam otot yang disebut kreatin kinas, yang menyebabkan rasa sakit.

(frp/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads