Senin, 19 Nov 2018 06:57 WIB

Untuk Urusan yang Satu Ini, Zumba dan Matematika Ada Miripnya Lho!

Kireina Suci Cahyani - detikHealth
Salah satu kegiatan Zumba bersama di kawasan Tangerang. (Annissa Widya Davita/detikHealth) Salah satu kegiatan Zumba bersama di kawasan Tangerang. (Annissa Widya Davita/detikHealth)
Jakarta - Matematika dikenal sebagai 'olahraga' untuk otak. Kalau ingin sekalian melatih kebugaran tubuh, ada pilihan olahraga lain yang juga bermanfaat bagi otak.

Umar Syarief, master trainer Strong by Zumba, menyebutkan, salah satu manfaat High Intensity Interval Training (HIIT) dalam salah satu varian Zumba yang ditekuninya adalah melatih otak. Musik yang digunakan dalam olahraga tersebut merangsang otak untuk bekerja lebih aktif.

"Mau nggak mau, kita harus menyeimbangkan dan mengejar beat-nya agar selaras antara musik dan gerakan. Hal ini dapat meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh, termasuk otak," jelasnya saat ditemui detikHealth di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (18/11/2018).


Umar Syarief, master trainer Strong by ZumbaUmar Syarief, master trainer Strong by Zumba. (Kirei/detikHealth)


Tentunya, Zumba juga bermanfaat bagi kebugaran tubuh. Umar mencontohkan, Strong by Zumba menggunakan musik yang dipilih secara khusus menggunakan reverse engineering untuk mendapatkan intensitas interval yang lebih tinggi.

Dibanding olahraga HIIT pada umumnya yang berlangsung 30-45 menit, Zumba disebut Umar lebih fun. Musik dalam olahraga ini membuat peserta tidak cepat bosan.

"HIT-nya Strong by Zumba ini dapat dinikmati siapa pun. Walaupun capek, partisipan tetap merasa fun karena enjoy dengan iringan musiknya," ujar Umar.

(up/up)