Selasa, 11 Des 2018 09:51 WIB

Denyut Jantung Bos Twitter Melambat Saat Meditasi, Apa Artinya?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Denyut jantung CEO Twitter Jack Dorsey melambat saat melakukan meditasi Vipassana di Myanmar (Foto: twitter) Denyut jantung CEO Twitter Jack Dorsey melambat saat melakukan meditasi Vipassana di Myanmar (Foto: twitter)
Jakarta - CEO dan pendiri Twitter, Jack Dorsey, membagikan pengalaman saat melakukan meditasi Vipassana di Myanmar. Ia menyebut, selama menenangkan diri denyut jantungnya menurun hingga konsisten di bawah 40 bpm (beats per minute).

Vipassana sendiri merupakan teknik meditasi kuno yang diajarkan Buddha Gotama di India, dan berkembang juga di Myanmar, tempat Jack melakukannya baru-baru ini selama 10 hari. Salah satu tujuannya adalah mendapatkan ketenangan batin.

Dalam satu posting di Twitter, Jack menunjukkan rekaman denyut jantung dari Apple Watch miliknya. Terpantau denyut jantungnya menurun saat sedang menenangkan diri.

"Denyut jantung saat istirahat saya konsisten di bawah 40 bpm (beats per minute)," kata Jack.

Kepada detikHealth, dr Vito A Damay, SpJP(K), MKes, FIHA, FICA dari perhimpunan dokter jantung Indonesia menyebut denyut jantung memang idealnya melambat saat istirahat, dan meningkat ketika sedang melakukan aktivitas.

"Denyut jantung yang lajunya melambat artinya tubuh kita lebih tenang tentu berhubungan dengan less stress," jelas dr Vito yang juga penulis buku 'Sebelum Anda Pergi ke Dokter Jantung', Selasa (11/12/2018).



Normalnya, saat istirahat denyut jantung manusia berkisar antara 60-100 bpm. Namun ada banyak faktor yang berpengaruh, antara lain kondisi fisik maupun psikis, serta penyakit yang diidap oleh seseorang.

"Seorang atlet maraton yang terlatih normal saja bila memiliki laku detak jantung saat istirahat 50-an kali permenit," jelas dr Vito.

Tapi hati-hati, denyut jantung yang rendah saat istirahat tidak serta merta berarti lebih sehat. Denyut jantung yang sangat rendah hingga di bawah 50 bpm bisa saja mengindikasikan gangguan irama jantung, atau bahkan kemungkinan penyakit jantung.

"Perlu diwaspadai ada penyakit jantung, penyakit metabolik hormon, apalagi jika ada keluhan penyerta misalnya mudah pingsan atau mudah blackout, sering ketiduran sulit konsentrasi maka sebaiknya ada pemeriksaan medis," saran dr Vito apabila denyut jantung saat istirahat terlalu rendah.




Simak juga video 'Menepuk Lengan Kiri Dapat Atasi Jantung, Hoax atau Tidak?':

[Gambas:Video 20detik]

(up/fds)