Jam makan siang bisa menjadi pilihan untuk berolahraga santai. Misal berjalan atau melakukan gerakan sederhana lainnya.
"Jadi waktu makan siangnya dibagi, 30 menit untuk makan, sisanya olahraga. Bisa peregangan, naik turun tangga. Tergantung kita jam makan siang mau digunakan untuk apa," kata Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga, Kementerian Kesehatan RI, Kartini Rustandi, saat dijumpai di Kantor Kementerian Kesehatan, Jl Rasuna Said, Selasa (11/12/2018).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kartini, sapaannya, menambahkan pola saat ini banyak karyawan yang memilih duduk dibelakang meja ketimbang berjalan sebentar meski jaraknya dekat misalnya ketika membeli makan siang atau jalan kaki dari halte ke kantor. Padahal, kebiasaan ini menjadi pemicu penyakit degeneratif seperti obesitas dan diabetes.
"Olahraga nggak hanya bikin sehat tapi menghilangkan stres. Terlepas sejenak dari aktivitas ternyata bisa bikin hati senang dan kembali fresh saat kembali bekerja," tambahnya.
Kartini menuturkan meski perusahaan menyediakan fasilitas penunjang kesehatan namun tetap tidak ada kesadaran pada diri karyawan untuk hidup sehat maka risiko penyakit akibat bekerja akan tetap ada.
"Sebetulnya hal yang sederhana bisa kita lakukan. Jadi kembali pada niatnya. Segala sesuatu tergantung niatnya," pungkasnya.
Tonton juga video 'Capek Duduk di Kantor? Lakukan Dulu 5 Peregangan Berikut!':
(kna/up)











































