Kamis, 13 Des 2018 19:26 WIB

Banyak Duduk Bisa Mematikan, Bagaimana Nasib Pekerja Kantoran?

Kireina S. Cahyani - detikHealth
Ilustrasi pekerja melakukan peregangan. Foto: iStock
Jakarta - Hal yang belum banyak diketahui masyarakat saat ini adalah bahaya terlalu banyak duduk. Duduk yang dianggap seolah menjadi hal yang begitu sepele, ternyata dapat menjadi penyebab kematian.

Bahkan saat ini sudah ada istilah sitting is the new smoking, yang menyatakan bahwa efek dari duduk yang terlalu lama ternyata sama berbahayanya dengan merokok.

Lalu bagaimana nasib pekerja yang mengharuskan duduk dengan durasi yang cukup lama setiap harinya?

"Apabila di kantor, setiap 3 jam sekali usahakan lalukan kegiatan fisik, yang ringan-ringan saja, agar otot-ototnya tidak kaku," jelas founder dan senior fisioterapis EvoPhysio.id, S. Rujito, saat ditemui detikHealth di kawasan Senen, Jakarta Pusat.



Menurut pria yang akrab disapa Ito ini ada gerakan-gerakan fisik yang mudah untuk dilakukan para pekerja kantoran. Bahkan tidak akan menguras banyak waktu, seperti berdiri lalu dorong kedua tangan ke depan, kemudian menarik kedua tangan ke belakang, serta berdiri melakukan side bends kanan dan kiri atau menekuk pinggang kanan dan kiri sampai otot samping perut berkontraksi, tahan selama 30 detik dan kembali ke posisi awal.

Ito sangat menyarankan untuk terus melakukan aktivitas fisik agar otot-otot tubuh lebih fungsional guna menghindari low back pain yang diakibatkan duduk terlalu lama. Dan gerakan-gerakan mudah tersebut dapat dilakukan di kantor, bahkan di tempat yang tidak terlalu luas sekalipun.

"Nah ada juga cara termudah lainnya melakukan aktivitas fisik untuk para pekerja kantoran, yakni di setiap 3 jam sekali cobalah untuk beranjak dari meja kantor, kemudian berjalan ke rest room atau sekadar buat minuman," pungkas Ito.

(up/up)