Ahli fisioterapi Julie Broderick dari Trinity College Dublin mengatakan jenis dan waktu olahraga yang harus dilakukan setiap orang berubah seiring berjalannya waktu. Mengetahui olahraga yang tepat dapat membantu memastikan tubuh mendapat manfaat kesehatan maksimal.
Berikut rangkuman dari Julie seperti dikutip dari CNN pada Rabu (30/1/2019):
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anak dan remaja
|
Foto: thinkstock
|
Berbagai macam olahraga pada kelompok usia ini bermanfaat untuk menjaga berat badan, membentuk tulang yang kuat, mendorong pola tidur sehat, dan meningkatkan kepercayaan diri.
Umur 20-an
|
Foto: Thinkstock
|
"Berita baiknya aktivitas fisik rutin dapat memperlambat kemunduran kemampuan fisik. Membangun massa otot dan kepadatan tulang pada usia ini membantu kamu untuk bertahan tetap prima selama beberapa tahun ke depan," kata Julie.
Coba berbagai macam variasi olahraga yang menguji fisik seperti mendayung, rugby, latihan di gym, atau triatlon.
Umur 30-an
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Untuk olahraga bagi kamu yang sibuk bisa mencoba high-intensity interval training (HIIT). Olahraga ini melibatkan aktivitas fisik intens dalam waktu singkat dicampur beberapa periode olahraga santai dengan total hanya menghabiskan sekitar 20 menit.
Umur 40-an
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
"Pilates juga bagus membentuk kekuatan otot inti untuk melindungi kamu dari masalah nyeri punggung," kata Julie.
Umur 50-an
|
Foto: Thinkstock
|
Selain itu olahraga seperti tai chi juga baik dilakukan untuk melatih keseimbangan dan relaksasi.
Umur 60-an
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Julie menyarankan agar orang pada kelompok usia ini melakukan olahraga yang melatih keseimbangan dan kelenturan tubuh seperti dansa. Tidak lupa juga tetap aerobik dengan senam atau jalan santai agar jantung tetap sehat.
"Dansa dan sejenisnya adalah cara yang menyenangkan untuk bersosialisasi sambil olahraga," kata Julie.
Umur 70-an
|
Foto: ilus
|
Olahraga keseimbangan, kardiovaskular, dan kekuatan otot disarankan.
"Tapi konsultasikan dulu dengan fisioterapis atau profesional lain, terutama kalau kamu punya kondisi kronis" pungkas Julie.
Halaman 2 dari 8











































