Ini dibuktikan dalam sebuah penelitian di Harvard's T. H. Chan School of Public Health in Boston. Para ilmuwan melibatkan 1.100 pria pemadam kebakaran dalam penelitian ini, dan dipantau secara berkelanjutan selama 10 tahun.
"Memakai push up bisa menjadi metode simpel dan murah untuk menilai kapasitas fungsional seseorang dan memprediksi risiko masalah kardiovaskular," kata Dr Justin Yang yang memimpin penelitian ini, dikutip dari Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu kekuatan dalam penelitian ini menurut Kerry Stewart, profesor fisiologi olahraga dari Johns Hopkins School of Medicine di Baltimore, adalah benar-benar mengukur kekuatan dan bukan aktivitas yang dilaporkan sendiri.
"Anda harus sangat fit untuk bisa melakukan push up sebanyak itu," kata Stewart.











































