Para ilmuwan dari Univeristy of Western Australia membuktikan hal itu dalam sebuah eksperimen yang melibatkan 35 wanita dan 32 pria. Para partisipan melakukan berbagai skenario beraktivitas.
Skenario pertama adalah duduk selama 8 jam berturut-turut, seperti yang biasa dikerjakan para pekerja kantoran. Skenario kedua, partisipan duduk selama 1 jam lalu diselingi olahraga ringan selama 30 menit sebelum melanjutkan duduk selama 6,5 jam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil analisis yang dipublikasikan di jurnal Hypertension menunjukkan bahwa tekanan darah khususnya tekanan sistolik teramati lebih rendah pada partisipan yang berolahraga. Efeknya lebih teramati pada perempuan.
Tekanan darah sistolik adalah tekanan yang terukur ketika jantung memompa darah. Angka yang terbaca banyak dipakai untuk memprediksi risiko serangan jantung. Tekanan lebih rendah, artinya lebih aman.
Dikutip dari Dailymail, olahraga dalam penelitian ini menurunkan tekanan darah dengan cara memperkuat otot jantung. Makin kuat otot jantung, makin mudah organ ini memompa darah, yang artinya tenaga untuk menekan pembuluh darah juga lebih ringan.
Baca juga: 10 Cara Simpel Menjaga Jantung Selalu Sehat |
Simak juga video 'Ikuti Gerakan Ini Untuk Atasi dan Cegah Nyeri Pinggang':












































