Minggu, 31 Mar 2019 06:30 WIB

Tren Pakai Legging Jadi Kontroversi, Ini Pandangan Para Instruktur Yoga

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Celana olahraga dipakai di tempat umum, cocok atau tidak? (Foto: iStock) Celana olahraga dipakai di tempat umum, cocok atau tidak? (Foto: iStock)
Ubud - Tren pakai celana legging tengah jadi kontroversi. Awalnya dipakai sebagai pakaian olahraga, tapi belakangan kaum hawa juga memakai legging saat di tempat umum, seperti sedang berjalan santai bahkan untuk di kampus.

Sayangnya, hal ini membuat seorang ibu yang berasal dari Amerika Serikat, MaryannWhite, protes. Menurutnya, wanita yang menggunakan legging di area kampus sangat 'mengganggu pemandangan'. Penggunaan legging disebut "membuat sulit bagi pria muda mengabaikan" tubuh perempuan.

"Pikirkan ibu-ibu yang punya anak laki-laki lain kali kamu berbelanja dan pertimbangkanlah untuk membeli celana jeans," tulisnya, merujuk para mahasiswi di kampus Universitas Notre Dame, AS, dikutip dari BBC.

Di kalangan praktisi yoga, legging bukanlah barang asing. Karenanya, seorang instruktur yoga, Wine, mengatakan tidak ada keterbatasan tentang tempat memakai legging karena tiap orang memiliki kenyamanannya masing-masing.

"Sebenarnya pakai legging kan masalah kenyamanan jadi nggak ada keterbatasan soal di mana harus dipakai, leggingnya harus seperti apa. Mungkin aja dia nggak pengin pakai celana jeans jadi pakai legging.

Wine memaparkan legging pun memiliki bermacam-macam jenis kain dan bahan. Kalau misalnya bahan polyester lalu di pakai kuliah juga paling akan terasa nggak nyaman. Makanya harus mempertimbangan risiko di area kewanitaan karena memakai legging terlalu lama bisa membuat miss v terasa lembab.


Legging umum dipakai sebagai celana olahragaLegging umum dipakai sebagai celana olahraga Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth


"Sekarang kan masuknya udah di kategori fashion kalau mau dipakai di keseharian. Mau pakai di kampus ya silahkan tapi ya kembali ke diri masing-masing. Kalau misal ada yang merasa terganggu, terganggunya karena apa dulu. Apakah karena bentuk tubuhnya, warna leggingnya mengganggu mata," tambahnya

"Mungkin kalau di area sini (Bali Spirit Festival) orang kan nggak peduli. Tapi kalau ke ruang meeting ya mungkin (mengganggu-red) atau ke rumah sakit atau area publik yang rada sopan dikit," sambungnya.

Pendapat lain disampaikan oleh sesama instruktur yoga, Maria Yovita Dellya. Menurutnya, baik atau tidaknya penggunaan legging tergantung dari bagaimana kita menyikapi. Sama halnya dengan menggunakan tanktop saat ke kampus dan merasa itu tidak pantas atau tidak pada tempatnya.

"Sebenarnya tergantung elo melihat itu dari sudut pandang yang mana, dan mengganggunya kenapa. Pakai legging kan memang sangat menampilkan bentuk tubuh kan ya. Cuman memang ya balik lagi ke tujuannya. Menurut aku sih nyamannya orang aja. Jadi ya sebenernya disesuaikan sama occasionnnya aja," pungkas wanita yang akrab disapa Maria itu.

Legging jadi kontroversi karena belakangan ngetren dipakai di tempat-tempat umum saat tidak sedang olahraga.Legging jadi kontroversi karena belakangan ngetren dipakai di tempat-tempat umum saat tidak sedang olahraga. Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth


(kna/up)
News Feed