Minggu, 31 Mar 2019 08:02 WIB

4 Tips Mewujudkan ABS: 'Asal Bapak Sixpacks'!

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Cara membentuk abs alias otot perut. Foto: iStock Cara membentuk abs alias otot perut. Foto: iStock
Jakarta - Saat debat tadi malam, Capres Prabowo Subianto beberapa kali memberikan peringatan kepada capres Joko Widodo (Jokowi) perihal laporan ABS alias 'asal bapak senang'.

"Saya pengalaman, Pak, di tentara. Budaya 'ABS' banyak, Pak. Kalau ketemu panglima, 'Aman semua, terkendali Pak, radar cukup Pak'.Saya tidak menyalahkan Bapak. Ini 'ABS'. Jadi mohon dikaji lagi," ujar Prabowo.

Bukan 'Asal Bapak Senang', abs yang satu ini sering menjadi incaran para pria ketika sedang giat-giatnya ke gym. Ya, abs yang dimaksud adalah otot perut yang bakal bikin kamu kelihatan sixpack jika dilatih dengan baik. Abs ini terlihat ketika perut tidak diselimuti oleh tumpukan lemak di jaringan lemak yang ada di perut.


Lantas bagaimana mendapatkan abs atau perut sixpack? Jangan lupa untuk melakukan 4 hal baik berikut dikutip dari Muscle and Fitness.

1. Protein guys

Meski kalian mungkin sering dengar bahwa konsumsi protein itu baik untuk kemampuan tubuh membentuk tubuh, tapi kenapa ya?

Protein meningkatkan metabolisme lebih tinggi dari karbohidrat ataupun lemak. Ini berarti setiap makanan yang kamu makan memberikan tambahan pembakaran kalori.

This sounds like a mass gain tip. However, it is also a get lean tip. Focusing on protein is a proven method to melt away fat. Protein raises your metabolic rate higher than carbs or fat. This means that every meal you eat gives you a boost in calorie burning. Protein juga ditemukan bisa untuk meningkatkan pelepasan bahan kimia alami yang diproduksi oleh lambung dan otak yang mengurangi rasa lapar. Pastikan bahwa sebagian besar makanan mengandung setidaknya 30 gram protein dan setidaknya 1,5 gram protein per pon (0,45 kg) berat badan setiap hari.

2. Karbo tetap harus lho

Sixpack harus menghindari karbohidrat? Ah nggak juga, malah kamu tetap bisa konsumsi karbohidrat sebanyak tiga kali sehari. Pertama di pagi hari, kemudian pada sebelum dan sesudah latihan. Akan tetapi, porsinya memang harus dikurangi, apalagi kalau kamu termasuk orang yang kalau makan sebakul nasi, hehe. Ingat, yang penting gizi seimbang!



3. Makan dengan frekuensi lebih sering

Setiap kali kamu makan, terutama makanan tinggi protein, kamu meningkatkan tingkat metabolisme. Jadi, makan dengan porsi kecil setiap dua hingga tiga jam membuat kamu memiliki enam hingga delapan periode untuk meningkatkan pembakaran kalori setiap hari.

Mengonsumsi makanan yang lebih kecil dan lebih sering juga membantu kamu menjadi langsing karena kamu tidak merasa lapar. Makan makanan yang lebih kecil juga berarti ada lebih sedikit kalori yang 'tumpah' ke penyimpanan lemak. Jadinya, kalori yang kamu makan lebih cenderung digunakan untuk bahan bakar dan proses tubuh seperti pemulihan dan pertumbuhan otot deh!

4. Masih harus minum produk susu?

Penelitian menegaskan bahwa minum susu dapat membantu menurunkan lemak, terutama lemak di sekitar perut. Beberapa penelitian telah menunjukkan asupan kalsium yang lebih tinggi dari konsumsi susu menyebabkan kehilangan lemak yang lebih besar.

Satu studi yang diterbitkan dalam Journal of American College of Nutrition menemukan subjek yang mengonsumsi lebih banyak kalsium dan produk susu rendah lemak memiliki rasio pinggang-pinggul yang lebih kecil, yang berarti mereka memiliki lebih sedikit lemak perut. Yeah!
Attachments area (ask/up)
News Feed