Ingin Menurunkan Berat Badan? Jangan Pilih Olahraga Lari Pagi Ini

Ingin Menurunkan Berat Badan? Jangan Pilih Olahraga Lari Pagi Ini

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Jumat, 26 Jul 2019 04:52 WIB
Lari disebut tak terlalu efektif menurunkan berat badan (Foto: thinkstock)
Jakarta - Olahraga lari belakangan banyak digandrungi, salah satunya sebagai cara menurunkan berat badan. Lari memang menjadi olahraga yang paling nyaman bagi kebanyakan orang, namun ternyata justru olahraga ini tidak terbaik untuk tujuan tersebut.

Dilaporkan ABC News Australia, bukan berarti lari adalah olahraga yang tidak bagus, akan tetapi hanya mengandalkan lari untuk membantumu mencapai berat badan ideal saja tidak cukup.

Lari membantu meningkatkan mood, memperbaiki kualitas tidur dan baik untuk kesehatan jantung. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of the American College of Cardiology mengungkapkan bahwa menjadikan lari sebagai bagian gaya hidup bisa menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung sebanyak 45 persen.

Ditambah pula pelari memiliki harapan hidup lebih tinggi, yakni 3 tahun, ketimbang yang bukan pelari. Dalam beberapa minggu pertama mungkin berat kita bisa turun, tapi kemudian beratmu akan stagnan yang artinya tidak turun dan juga tidak naik.



Untuk memecahkan fase ini, kamu harus menantang tubuhmu terus-menerus. Maka dari itu jika kamu mulai dengan berlari 1 kilometer, tambahkan jarak dan waktu setelah dua minggu kemudian.

"Saat kamu menghabiskan energi untuk berolahraga, secara otomatis tubuhmu akan meminta lebih banyak kalori. Tapi tak mungkin mengetahui seberapa banyak kalori yang terbakar berdasarkan seberapa lapar karena banyak faktor biokomia yang mempengaruhi nafsu makan setelah olahraga. Inilah alasan mengapa pelari yang ingin menurunkan bobot malah melebihkan jumlah kalori yang mereka bakar dan menurunkan jumlah yang mereka konsumsi," tulis situs tersebut.

Jika lari saja tidak cocok untuk mencapai berat ideal, maka olahraga apa yang cocok? High-Intensity Interval Training (HIIT) adalah jawaban yang paling tepat, terutama jika kamu memang ingin sangat menurunkan bobot.

HIIT memiliki cara yang berbeda untuk dilakukan dan sangat populer di kalangan pengejar berat badan ideal. Dalam sekali latihan, kamu bisa melakukan latihan kekuatan, bersepeda, atau olahraga kardio dengan interval intensitas tinggi dan rendah, termasuk di antaranya adalah lari.

Perbedaan lari dalam HIIT dan lari biasa adalah perubahan pada kecepatan larinya. Namun tentu, olahraga apapun jika dilakukan tanpa diet yang sehat tidak akan membantu membakar lemak-lemak membandel di tubuh. Pastikan olahragamu dibarengi asupan makan yang berasal dari makanan sehat.




(frp/up)