Jumat, 30 Agu 2019 19:28 WIB

Bolehkah Minum Air Es Sehabis Olahraga?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Saat haus paling enak minum air es (Foto: iStock) Saat haus paling enak minum air es (Foto: iStock)
Jakarta - Para ahli kesehatan sepakat bahwa ketika berolahraga, menjaga diri agar tetap terhidrasi itu sangat penting. Disarankan, saat sebelum, selama, dan setelah berolahraga untuk banyak mengkonsumsi air. Ketika membahas soal suhu air yang akan diminum, banyak yang menyarankan untuk tidak minum dengan air dingin.

Berdasarkan penelitian dalam "Journal College of Nutrition" tahun 2007 yang dilansir dari livestrong.com, dehidrasi dapat berdampak negatif pada fisik dan mental. Dehidrasi dapat menyebabkan penurunan kinerja tubuh, membahayakan kinerja aliran darah ke otak, dan menghalangi percampuran berbagai macam senyawa yang penting dalam darah untuk masuk ke otak.



Berbagai teori yang bervariasi terkait dengan mengkonsumsi air dingin saat berolahrga. Satu teori mengatakan air dingin setelah berolahraga dapat membantu menurunkan berat badan. Sementara teori lainnya mengatakan, tidak diperbolehkan minum air dingin setelah olahraga, karena suhu dinginnya dapat 'mengejutkan' organ dalam tubuh. Adapun teori lainnya, yang menyebutkan kalau minum air dingin dapat membekukan lemak dalam tubuh.

Menurut Roger Clemens dari Fakultas Farmasi Universitas California Selatan, minum air dingin atau es dapat membakar kalori saat tubuh bekerja untuk meningkatkan suhu cairan yang dicerna dengan suhu tubuh. Seperti dikutip di situs web Chow, Clemens mencatat bahwa untuk membakar satu pon kalori, seseorang harus minum 435 gelas atau setara dengan 8 ons air es atau dingin.

Alih-alih minum air dingin setelah berolahraga, Texas Heart Institute lebih menyarankan untuk minum air dengan suhu normal atau suhu ruang. Bukan karena air dingin dapat 'mengejutkan' organ tubuh, tetapi tubuh lebih mudah menyerap air dengan suhu ruang. Hal ini dianjurkan karena kondisi tubuh setelah berolahraga dapat berhidrasi lebih cepat, dan harus segera mendapatkan cairan penggantinya, yaitu air.

Di samping itu, Direktur Nutrition, Metabolism and Exercise Laboratory di University of Arkansas for Medical Sciences, William Evans memberikan pendapat yang berbeda terntang minum air dingin setelah olahraga. Ia mengatakan, minum air dingin setelah berolahraga tidak memberikan efek buruk bagi tubuh. Evans menjelaskan, ciran yang dingin lebih cepat menyerap dalam tubuh daripada air hangat. Ini berarti air dingin lebih cepat menggantikan cairan yang hilang karena keringat.

"Ini dapat memberikan efek langsung untuk pendinginan pada inti tubuh setelah melakukan aktivitas olahraga. Jadi minum air dingin setelah berolahraga itu tidak menimbulkan efek samping apapun," jelas Evans.



Simak Video "Kapan Waktu Yang Tepat Lakukan Olahraga Saat Puasa?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)