Sabtu, 14 Sep 2019 07:00 WIB

Kok Sering Ada yang Meninggal Saat Olahraga, Apa Sih yang Salah?

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Risiko sakit jantung bisa dicegah dengan pemeriksaan atau medical check up (Foto: iStock) Risiko sakit jantung bisa dicegah dengan pemeriksaan atau medical check up (Foto: iStock)
Jakarta - Sebagian orang enggan berolahraga karena kesibukan. Banyaknya info soal orang-orang yang meninggal usai olahraga turut menjadi alasan orang semakin tidak berani melakukan aktivitas fisik yang menyehatkan.

Padahal sebenarnya olahraga justru bagus untuk mencegah penyakit jantung, lho. Tinggal caranya saja yang harus diperhatikan.

Menurut spesialis jantung dr Vito A. Damay, SpJP(K), M.Kes., FIHA, FICA dari RS Siloam Karawaci, yang luput dari perhatian masyarakat adalah check up ke dokter. Biasanya orang-orang memforsir dirinya untuk berolahraga berat, padahal bisa saja ada kondisi yang mampu memicu serangan jantung.



"Orang makan makanan sehat atau olahraga sering, tetapi ada gangguan jantung yang dia enggak tahu. Ada penyakit yang enggak ketahuan, padahal bikin plak dan bisa jadi serangan jantung. Ditambah kalau dia merokok dan punya risiko penyakit jantung," jelas dr Vito dalam perbincangan dengan detikHealth baru-baru ini.

Jenis olahraga yang bisa dilakaukan untuk mencegah serangan jantung antara lain jalan cepat, bersepeda, atau berenang. Bila dilakukan 30 menit setiap hari, selain membakar lemak, kebiasaan tersebut mampu membuat pembuluh darah baru di jantung. Alhasil, dapat menghindari datangnya serangan jantung di kemudian hari.



Simak Video "Cara Murah dan Mudah Hindari Penyakit Jantung"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)