Kamis, 26 Sep 2019 11:59 WIB

Takut Olahraga di GBK karena Ada Demo? Ini Saran Kemenkes

Widiya Wiyanti - detikHealth
Area sekitar GBK terdampak demo rusuh (Foto: Rengga Sancaya) Area sekitar GBK terdampak demo rusuh (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Dua hari belakangan, Jakarta tepatnya di sekitar gedung DPR menjadi salah satu titik demo yang berakhir ricuh. Gelora Bung Karno (GBK) di Senayan yang biasanya menjadi tempat favorit berolahraga setiap harinya pun kena imbasnya.

Tidak jarang orang yang biasanya setiap sore jogging atau bersepeda di GBK merasa takut berolahraga di sana karena kericuhan terus-menerus. Tak perlu khawatir, Direktur Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, dr Cut Putri Arinie membagikan saran, mengingat olahraga merupakan salah satu cara efektif untuk mencegah penyakit tidak menular.

"Nggak juga (harus ganti tempat baru), kalau kita bisa keliling rumah aja 30 menit. Aktivitas lain untuk ibu-ibu juga bisa, di rumah, mencuci mensetrika. Prinsipnya aktivitas fisik," ujarnya kepada detikcom saat ditemui di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (26/9/2019).


Vandalisme di area GBK.Vandalisme di area GBK. Foto: Rengga Sancaya

Menurutnya, tak masalah jika tidak berolahraga hanya satu atau dua hari saja karena merasa takut ke GBK. Asalkan, rasa takut dan malas itu tidak berkelanjutan sehingga dalam waktu lama tidak melakukan olahraga karena akan berdampak bagi kesehatan.

dr Cut menambahkan, berolahraga dapat membantu tubuh membakar kalori yang didapat dari makanan. Jika tidak berolahraga, maka tubuh akan mudah sekali tubuh untuk terkena berbagai macam penyakit tidak menular, seperti penyakit jantung, diabetes, hipertensi, stroke, dan lain sebagainya.

"Jadi dengan berolahraga dibakar lagi kalorinya, jadi tidak ada penumpukkan penyumbatan sehingga terjadi bermacam-macam penyakit," tandasnya.



Simak Video "Yuk, Berkeringat dengan Escooter di GBK!"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)