Senin, 30 Sep 2019 07:05 WIB

WSDK, Bela Diri untuk Perempuan Adaptasi Karate dan Jiu Jitsu

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Gerakan WSDK dibuat khusus agar dekat dengan keseharian perempuan. (Foto: Nabila Ulfa Jayanti/detikHealth) Gerakan WSDK dibuat khusus agar dekat dengan keseharian perempuan. (Foto: Nabila Ulfa Jayanti/detikHealth)
Jakarta - Komunitas WSDK (Women Self Defense of Kopo Ryu) menghadirkan teknik bela diri praktis yang khusus diciptakan untuk kaum perempuan. Teknik ini ternyata dilatarbelakangi oleh dua bela diri, yakni karate dan jiu jitsu, lho.

Bedanya, WSDK membuat gerakannya jadi lebih sederhana dan lebih dekat dengan keseharian perempuan.


"Dimodif untuk perempuan yang tidak punya background bela diri sekalipun. Sehingga tekniknya lebih familiar, seperti mencuci, buka pintu, bercermin, menggaruk. Kita bongkar, sebenarnya itu teknik bela diri loh," tutur Co-founder dan Head Coach Eko Hendrawan, Jumat (27/9/2019).

Adaptasi dari dua bela diri tersebut juga menjadikan teknik WSDK mudah dihafal dan cocok untuk ibu-ibu ketimbang gerakan bela diri reguler yang memerlukan proses belajar lebih lama. Meski demikian, penyederhanaan gerakan tak lantas mengurangi esensi dari bela diri itu sendiri.

WSDK turut mengembangkan sisi percaya diri seorang perempuan, sehingga kekuatan bukan hanya soal fisik tetapi juga mental. Hal ini yang dapat membuat teknik WSDK berbeda dari jenis bela diri lainnya.

"Penguatan diri, bagaimana mencoba membangun kembali kekuatan perempuan yang lemah dan saya berani jamin begitu karena kmai punya role model yang sudah terbukti, yang tadinya datang dalam kondisi lemah kemudian mereka pada bangkit," ujar Eko.



Simak Video "Barre, Olahraga dengan Perpaduan Balet dan Pilates "
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)