Minggu, 06 Okt 2019 13:14 WIB

Marquez Masih Merasakan Sakit Jelang Balapan, 4 Tips Ini Bisa Meredakannya

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Di tengah keluhan sakit pasca jatuh, Marc Marquez punya peluang mengunci gelar juara dunia MotoGP 2019 (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images) Di tengah keluhan sakit pasca jatuh, Marc Marquez punya peluang mengunci gelar juara dunia MotoGP 2019 (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Jakarta - Kandidat kuat juara dunia MotoGP 2019, Marc Marquez, lolos dari risiko cedera fatal saat terjatuh dalam sesi free practice dan kualifikasi MotoGP Thailand. Jelang balapan sore ini, sang 'baby alien' masih merasakan sakit.

Meski tanpa cedera berarti, Marquez sangat wajar bila mengalami keluhan sakit. Kadang-kadang, nyeri di beberapa bagian tubuh bahkan baru muncul beberapa hari setelah kecelakaan.

Salah satu keluhan yang kerap muncul pasca kecelakaan adalah nyeri leher, yang kerap disebut whiplash injury atau cedera lecutan. Beberapa tips berikut bisa membantu meredakannya, dikutip dari WebMD.



1. Kompres es
Teorinya, kompres dingin bisa meredakan proses peradangan di area yang cedera. Lakukan selama 15 menit setiap 3-4 jam selama 2-3 hari setelah kecelakaan. Agar dinginnya tidak terlalu menyengat, bungkus es dengan kain atau handuk sebelum ditempelkan ke permukaan kulit.

2. Bila perlu, gunakan obat
Obat-obat pereda nyeri golongan Non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) seperti ibuprofen bisa membantu meredakan nyeri dan bengkak. Tapi ingat, semua obat pasti punya efek samping. Konsultasikan dengan ahlinya untuk memilih obat yang tepat dan aman.

3. Pakai penyangga leher
Biasanya tidak dipakai untuk jangka panjang. Beberapa pakar menyebut, terlalu laman menggunakan neck brace justru melemahkan otot leher.

4. Kompres hangat
Hati-hati, pemilihan kompres dingin atau hangat memang gampang-gampang susah. Segera setelah cedera terjadi, kompres dingin adalah pilihan paling tepat. Namun beberapa hari sesudahnya ketika bengkak makin bekurang, memberikan kompres hangat juga bisa mempercepat pemulihan.



Simak Video "Lelah Dengan Tekanan Sosial? Jangan Malu Curhat ke Psikolog"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)