Rabu, 13 Nov 2019 05:00 WIB

Bela Diri Tarung Derajat di Balik Kematian Serda Gea

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi bela diri (Foto: iStock) Ilustrasi bela diri (Foto: iStock)
Jakarta - Prajurit Kompi B Yonif 122 TS, Serda Iman Berkat Gea, meninggal dunia disebut-sebut saat latihan tarung bela diri tarung derajat. Seni bela diri asli Indonesia yang mungkin tak sepopuler pencak silat.

Dikutip dari laman Perguruan Pusat Tarung Derajat, bela diri ini diciptakan oleh Achmad Dradjat sebagai cara berkelahi yang digunakan untuk melindungi diri dari perbuatan yang tidak manusiawi dan tidak bermoral serta untuk merebut, menegakkan dan meningkatkan kehormatan diri sendiri dan keluarga.

Sejak itu, Achmad Dradjat dikenal dengan sebutan AA BOXER yang menjadi tanda utama atas keberhasilan menciptakan suatu teknik, taktik, dan strategi ketahanan serta pertahanan diri yang praktis dan efektif digunakan dalam suatu pekelahian atau pertarungan.



Tarung derajat juga diklaim memiliki manfaat untuk menyehatkan tubuh dan bermanfaat untuk menjadi berkehormatan membela kemanusiaan.

Bela diri ini resmi berdiri pada tanggal 18 Juli 1972, di Kota Bandung, Jawa Barat. Achmad Dradjat juga mendirikan Perguruan Pusat Tarung Derajat yang memiliki aktivitas pendirikan, pelatihan, pengamalan, penguasaan, dan pengabdian.

Pada pelatihannya, seni bela diri tarung derajat mengupayakan penguasaan dan penerapan pada lima daya gerak moral, yaitu: kekuatan, kecepatan, ketepatan, keberanian, keuletan pada sistem ketahanan dan pertahanan diri yang agresif dan dinamis.



Simak Video "Barre, Olahraga dengan Perpaduan Balet dan Pilates "
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)