Jumat, 15 Nov 2019 14:55 WIB

Soal Kolam di Rumah Dinas Ridwan Kamil, Kenapa Renang Disarankan Dokter?

Firdaus Anwar - detikHealth
Sebuah kolam berenang dibangun di rumah dinas Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (Foto: Mukhlis Dinillah) Sebuah kolam berenang dibangun di rumah dinas Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (Foto: Mukhlis Dinillah)
Jakarta - Kolam renang di rumah dinas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menarik perhatian, disebut menelan biaya sampai sekitar Rp 1,5 miliar. Menurut Kepala Biro Umum Setda Pemprov Jabar Iip Hidayat kolam renang dengan lebar 4 meter, panjang 29 meter, dan kedalaman 1,25 meter tersebut dibangun untuk kebutuhan penghuni Gedung Pakuan.

"Karena Pak Gubernur cedera lutut, dokter menyarankan agar tidak berolahraga lari atau olahraga motorik impact. Lalu disarankan rutin tiap hari berenang saja," kata Iip dalam siaran pers diterima detikcom, Jumat (15/11/2019).


Mengapa renang disarankan oleh dokter? Dikutip dari berbagai sumber, renang adalah olahraga low impact yang artinya tidak menaruh beban berlebih pada persendian.

Tidak seperti lari yang menghentak-hentak persendian, renang melibatkan gerakan-gerakan yang lebih halus meski tidak kalah bertenaga. Risiko cedera serius seperti keseleo dan patah tulang sangat minim saat berenang. Oleh karena itu biasanya renang disarankan untuk orang-orang lanjut usia atau punya masalah dengan tulang dan persendian.

Renang juga disebut baik untuk menjaga kebugaran karena merupakan salah satu bentuk latihan kardio melibatkan kontrol napas. Selain itu tekanan air yang ada saat mengeksekusi gerakan tertentu bisa jadi tantangan sendiri untuk latihan kekuatan otot.



Soal Kolam di Rumah Dinas Ridwan Kamil, Kenapa Renang Disarankan Dokter?


Simak Video "Tips Bikin Bentuk Bokong Ideal ala Gisella Anastasia"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)