Selasa, 18 Feb 2020 16:53 WIB

Saran Ahli Jantung Jika Ingin Coba CrossFit Seperti Ashraf Sinclair

Firdaus Anwar - detikHealth
Large group of athletic people having sports training on exercise bikes in a gym Konsultasi terlebih dahulu sebelum coba olahraga berat seperti CrossFit. (Foto: skynesher)
Jakarta -

Almarhum Ashraf Sinclair dikenal menekuni olahraga CrossFit semasa hidupnya. Olahraga intensitas tinggi ini memang sedang naik daun karena disebut-sebut dapat membantu bakar lemak dan membentuk otot dalam waktu singkat.

Namun demikian harus diketahui bahwa semua olahraga intensitas tinggi memiliki risikonya begitu juga CrossFit. Ahli jantung dr Dede Moeswir, SpPD, KKV, dari OMNI Hospitals Pulomas memberi saran agar orang-orang melakukan cek kesehatan dan konsultasi terlebih dahulu.

Tujuannya untuk tahu batas fisik seseorang dan faktor risiko seperti penyakit jantung yang mungkin sebelumnya tidak terdeteksi. Menurut dr Dede olahraga yang terlalu berat malah tidak baik untuk jantung.

"Nomor satu kenali faktor risiko dulu. Jangan pernah menganggap diri kita sehat dan fit sebelum cek faktor risiko dengan medical check up," kata dr Dede pada detikcom, Selasa (18/2/2020).

Berikutnya adalah jangan berlebihan saat berolahraga. Tiap orang memiliki ketahanan fisik yang berbeda-beda sehingga satu program latihan untuk seseorang mungkin tidak cocok bagi yang lain.

"Memang ada batas untuk melakukan sesuatu jenis exercise. Sebaiknya dikonsultasikan ke dokter. Jangan pernah melakukan itu tanpa konsultasi dokter," pungkasnya.



Simak Video " Aktif Olahraga, Ashraf Sinclair Kantongi Sertifikat Pelatih Crossfit"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)