Minggu, 23 Feb 2020 05:57 WIB

Pesan Para Instruktur Agar Tak Malah Tumbang Gara-gara Olahraga

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Beautiful Woman Athlete Runs on a Treadmill with Electrodes Attached to Her Body, while Two Scientists Supervise Watching EKG Data Showing on Laboratory Monitors. Habis olahraga malah sakit-sakitan? Pasti ada yang salah (Foto: iStock)
Jakarta -

Olahraga memang memiliki banyak manfaat bagi tubuh agar menjadi lebih bugar dan sehat. Namun aktivitas ini bisa berbahaya bila dilakukan secara berlebihan atau dipaksakan melebihi batas ketahanan diri sendiri.

Seorang praktisi dan pelatih kebugaran pound fit, Sistya Windasari mengatakan sebaik apa pun manfaat olahraga yang sedang dilakukan, tetap harus memikirkan batas ketahanan diri sendiri.

"Intinya love your body ya. Kan kita olahraga itu buat badan kita dan buat kesehatan tubuh. Jadi harus aware sama badan kita sendiri, jangan ada ego diri sendiri saat melakukan latihan dan cari tahu sampai mana batas level ketahanan kita," kata Sistya saat ditemui detikcom si Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Sabtu (22/2/2020).

Sementara itu, Gwendoline Chia yang juga instruktur pound fit mengatakan bahwa ia kerap kali menemukan kasus orang yang sedang melakukan latihan, tetapi tidak memikirkan dirinya sendiri sehingga berakibat cedera.

"Orang awam itu biasanya cenderung malu ya gengsi karena yang lain bisa, sebenarnya dia sudah capek tapi dia paksain karena kanan-kirinya masih lanjut," jelas Gwendoline.

"Nah itu yang harus kita edukasi bahwa kalau capek ya capek aja, istriahat dulu cool down dulu, itu yang kadang-kadang orang lupa," pungkasnya.



Simak Video "Mengenal Olahraga Dansa dan Manfaatnya Bagi Tubuh"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)