Rabu, 22 Apr 2020 10:15 WIB

Soal Olahraga Saat Pandemi Corona, Ini Pesan Wali Kota Bogor Bima Arya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Wali Kota Bogor Bima Arya Bima Arya beri pesan bagi yang ingin olahraga saat pandemi Corona. (Foto: Wali Kota Bogor Bima Arya (ist))
Jakarta -

Berolahraga menjadi salah satu cara menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh, terlebih di saat pandemi virus Corona tengah berlangsung. Tapi dengan kondisi physical distancing seperti sekarang, banyak yang akhirnya menunda olahraga karena tak bisa keluar rumah. Jadi mending olahraga di rumah saja atau boleh di luar ya?

"Sekarang banyak yang berdebat juga, boleh lari ke luar nggak? Atau olahraga di rumah? Menurut saya begini, prinsipnya sekarang sebaiknya di rumah. Di rumah pun bisa kena lho," kata Wali Kota Bogor Bima Arya dalam sesi olahraga daring yang diselenggarakan Idea Run, Rabu (22/4/2020).

Meski demikian ia tak menampik bahwa tak semua orang bisa berolahraga di rumah. Bisa jadi karena kondisi rumahnya tidak memungkinkan atau alasan lain sehingga latihan tak cukup ketika hanya di rumah saja.

Nggak setiap orang memungkinkan rumahnya untuk exercise. Nggak setiap orang juga suka cross training, ada yang suka lari-lari ringan. Menurut saya, memungkinkan saja keluar tapi catatannya banyak banget Bima Arya - Survivor COVID-19

"Saya pun paham ada kondisi yang berbeda setiap orang. Nggak setiap orang memungkinkan rumahnya untuk exercise. Nggak setiap orang juga suka cross training, ada yang suka lari-lari ringan. Menurut saya, memungkinkan saja keluar tapi catatannya banyak banget," jelasnya.

Berikut catatan Bima Arya bagi mereka yang ingin berolahraga di luar:

1. Olahraga hanya di sekitar rumah saja, misal di kompleks atau taman dekat rumah.
2. Tidak boleh berolahraga berkelompok, maksimal lima orang.
3. Tetap jaga jarak, minimal 2 meter.
4. Tidak menyentuh apapun saat berolahraga di luar rumah.
5. Setelah olahraga, langsung pulang tak boleh nongkrong.

"Jadi saya pun begitu, exercise di rumah tapi beberapa hari kemarin saya agak muter kompleks, berpapasan dengan beberapa orang, mereka juga sendiri nah itu oke-oke saja. Tapi memang harus ada aturan. Kalau nggak ada aturan, bahaya," pungkasnya.



Simak Video "100 Dokter Indonesia Telah Gugur Akibat Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)