Rabu, 03 Jun 2020 15:07 WIB

3 Juni Hari Sepeda Sedunia, Ini Panduan Gowes Aman di Era New Normal

Ayunda Septiani - detikHealth
Young personal trainer Panduan gowes aman di era new normal (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Sejumlah wilayah di Indonesia mulai melonggarkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Aktivitas perkantoran, bisnis, dan pusat perbelanjaan akan kembali dibuka dalam waktu dekat ini.

Dengan berlakunya new normal tersebut, sebagian orang mungkin akan berpikir dua kali untuk menggunakan transportasi publik. Kemungkinan padatnya penumpang dikhawatirkan akan menjadi hotspot penularan virus Corona COVID-19.

Sebagian orang mungkin akan beralih ke sepeda. Bagi yang jarak tempuh menuju tempat kerjanya tidak terlalu jauh, bersepeda akan meminimalkan kontak dengan banyak orang, yang mungkin saja berpotensi saling menularkan virus.

"Bersepeda jauh lebih aman dibanding dengan angkutan umum," ujar Ketua Komunitas Bike To Work (B2W) Indonesia, Poetoet Soedarjanto kepada detikcom, Selasa (2/6/2020).

Meski demikian, Poetoet juga menyarankan untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan dalam bersepeda di era new normal.

"Perhatikan protokol kesehatan dalam bersepeda, mulai jumlah orangnya maksimumnya berapa, jarak antar sepedanya juga diperhatikan, kecepatannya juga," tambahnya.

Cyclist commuter wearing a pollution-mask in Central LondonTerkait new normal, ada beberapa penyesuaian bagi yang sering bersepeda ke tempat kerja. Foto: Getty Images/iStockphoto/LeoPatrizi

Berikut protokol kesehatan dalam bersepeda di era new normal menurut Bike To Work (B2W) Indonesia.

Persiapan:

  1. Perhatikan himbauan pemerintah dan daerah yang aman dari COVID-19.
  2. Jaga kebersihan sepeda, terutama bagian yang bersentuhan dengan tangan.
  3. Bersihkan diri dan cuci tangan dengan sabun.
  4. Hindari droplet dengan pakaian berlengan panjang, sarung tangan, masker, kacamata, penutup kepala, membawa handsanitizer, dan handuk kecil.
  5. Pilih masker berbahan kain yang tidak terlalu rapat dan mengganggu pernapasan.
  6. Membawa botol minum yang tertutup plastik dan alat makan sendiri.

Saat istirahat:

  1. Cuci tangan dengan sabun atau handsanitizer.
  2. Bersihkan tangan dan wajah dengan tisu atau gunakan handuk kecil.
  3. Utamakan jaga jarak atau physical distancing saat beristirahat.
  4. Selalu gunakan masker, kecuali saat makan dan minum.
  5. Hindari berbagi bekal pribadi dengan orang lain seperti, botol minum dan makanan.
  6. Istirahat secukupnya, tidak perlu nongkrong terlalu lama.

Saat bersepeda:

  1. Utamakan bersepeda sendiri (solo), jika berkelompok, atur dalam rombongan kecil 2-5 pesepeda.
  2. Pilih jalur yang menghindari keramaian dan daerah zona merah COVID-19.
  3. Jaga jarak kiri-kanan antar pesepeda dan kendaraan lain minimal 2 meter.
  4. Jaga jarak depan-belakang antar pesepeda minimal 4 meter. Semakin tinggi kecepatan bersepeda, jarak harus semakin jauh (di atas 20 meter).
  5. Jaga jarak dan waspada terhadap pengendara kendaraan lain.
  6. Selalu patuhi rambu lalu lintas bersepeda.

Sesampai di rumah:

  1. Sebelum masuk rumah, lepaskan semua perlengkapan yang digunakan.
  2. Hindari kontak fisik dengan penghuni rumah dan menyentuh perabotan.
  3. Semprot helm, sepatu dan kacamata dengan cairan disinfektan.
  4. Segera lepas pakaian, kaos kaki, sarung tangan, masker, penutup kepala lalu cuci dengan deterjen.
  5. Segera bersihkan diri, mandi dan keramas.
  6. Istirahatlah dan pulihkan cairan yang hilang dari tubuh.


Simak Video "Bersepeda Wajib Gunakan Masker tapi..."
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)