Minggu, 17 Jan 2021 10:02 WIB

Tensi Naik? Terbukti, Stretching Bisa Menurunkan Tekanan Darah

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Young woman doing yoga twisting mat indoors near window Stretching efektif menurunkan tekanan darah (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Olahraga banyak direkomendasikan untuk mengontrol tekanan darah. Tidak perlu berat-berat, stretching 30 menit sudah memberikan efek positif pada pengidap hipertensi.

Para ilmuwan di University of Saskatchewan membuktikan hal itu dalam penelitian yang melibatkan 40 pengidap hipertensi. Para ilmuwan membagi partisipan menjadi dua kelompok, satu kelompok melakukan stretching dan sisanya jalan kaki.

Peregangan atau stretching selama 30 menit dalam penelitian itu terbukti lebih efektif menurunkan tekanan darah dibanding jalan kaki dalam durasi yang sama.

Dalam penelitian itu, para partisipan yang rata-rata berusia 61 tahun melakukan olahraga selama 30 menit, 5 hari dalam sepekan, dan selama periode 8 pekan. Selama pengamatan, partisipan menggunakan alat untuk memonitor tekanan darah selama 24 jam.

Hasil penelitian yang dipublikasikan di Journal of Physical Activity and Health menunjukkan bahwa stretching memberikan efek lebih baik pada tekanan darah tinggi, salah satu faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

"Saat Anda melakukan peregangan, Anda juga meregangkan pembuluh darah yang memberi nutrisi bagi otot, termasuk semua arteri," jelas Prof Phill Chilibeck yang memimpin penelitian itu, dikutip dari Eurekalert.

Jalan kaki, walaupun tidak lebih efektif menurunkan tekanan darah dibanding stretching, teramati lebih efektif membakar lemak tubuh. Kelebihan lemak juga termasuk faktor risiko masalah kardiovaskular.



Simak Video "Kendala Vaksinasi Lansia: Banyak yang Tidak Sadar Tensinya Tinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)