Kamis, 05 Agu 2021 06:40 WIB

Gabby Thomas, Calon Epidemiolog Lulusan Harvard Peraih Medali Olimpiade

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
TOKYO, JAPAN - AUGUST 03: Gabrielle Thomas of Team United States celebrates with her countries flag after winning the bronze medal in the Womens 200m Final on day eleven of the Tokyo 2020 Olympic Games at Olympic Stadium on August 03, 2021 in Tokyo, Japan. (Photo by David Ramos/Getty Images) Gabrielle 'Gabby' Thomas (Foto: Getty Images/David Ramos)
Jakarta -

Sprinter putri Amerika Serikat, Gabrielle 'Gabby' Thomas, merupakan salah satu sosok inspiratif di Olimpiade Tokyo 2020. Peraih perunggu di nomor lari cepat 200 meter ini adalah lulusan Harvard University yang kini mendalami ilmu epidemiologi.

Dalam uji coba sebelum Olimpiade, Thomas mencatatkan waktu terbaik 21,61 detik dan menjadi wanita tercepat kedua sepanjang sejarah Amerika Serikat. Rekor tercepat dipegang pelari legendaris Florence Griffith-Joyner pada 1988.

Di Tokyo, Thomas finish ketiga dengan catatan waktu 21,87 detik untuk memastikan medali perunggu.

TOKYO, JAPAN - AUGUST 04:  Bronze medalist Gabrielle Thomas of Team United States looks on during the medal ceremony for the Women's 200m Final on day twelve of the Tokyo 2020 Olympic Games at Olympic Stadium on August 04, 2021 in Tokyo, Japan. (Photo by Christian Petersen/Getty Images)Salah satu alasan Gabby Thomas belajar neurobiologi adalah karena saudaranya mengidap ADHD dan autisme. Foto: Getty Images/Christian Petersen

Raihan medali perunggu Olimpiade bukan satu-satunya prestasi Thomas yang membanggakan. Di luar lari, ia adalah lulusan Harvard University.

Di kampus bergengsi tersebut, ia mendalami neurobiologi. Bukan tanpa alasan, ia memilih bidang tersebut karena saudara kembar laki-lakinya mengidap ADHD (Attention Deficiency and Hyperacctivity Disorder), sedangkan adik laki-lakinya mengidap autisme.

"Kedua saudara laki-laki saya mengantar saya ke neurobiologi," kata Thomas, dikutip dari Time.

Saat ini, ia menempuh pendidikan master di University of Texas di Austin dalam bidang epidemiologi dan manajemen layanan kesehatan.



Simak Video "Ragam Masker Atlet Olimpiade Tokyo 2020 dari Berbagai Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)