ADVERTISEMENT

Sabtu, 14 Mei 2022 14:00 WIB

Mengenal JIRTA, Lintasan Khusus Olahraga Sepatu Roda yang Ada di Jakarta

Rosiana Muliandari - detikHealth
Beginilah Potret lintasan khusus sepatu roda JIRTA (Jakarta International Roller Track Arena) yang berada di Sunter, Jakarta Utara. Arena ini memiliki lintasan oval sepanjang 200 meter. Latihan berkelompok di tempat ini dibagi berdasarkan tingkat ketrampilan, dari yang masih pemula hingga atlet profesional. Foto: AN Uyung Pramudiarja
Jakarta -

Beberapa waktu yang lalu, sempat viral sebuah video yang menunjukkan sekelompok atlet sepatu roda latihan di tengah jalan raya yang sedang ramai.

Kejadian di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, ini menuai kritik dari netizen. Banyak dari mereka yang bertanya mengapa tidak latihan di tempat yang khusus saja?

Dari kritikan tersebut, selain olahraga sepatu roda itu sendiri, Jakarta International Roller Track Arena (JIRTA) pun ikut menjadi sorotan publik.

Arena khusus tersebut terletak di Sunter, Jakarta Utara. Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Sal, mengatakan bahwa di JIRTA telah ada 6 klub resmi sepatu roda yang rutin menggelar latihan.

"Kita di DKI ada 8 klub resmi, yang 6 latihan di JIRTA, sisanya ada venue masing-masing", ujar Ical, panggilan akrabnya, saat dihubungi detikcom, Senin (9/5/2022).

Sayangnya, untuk menggunakan fasilitas di arena tersebut, masyarakat umum wajib menjadi anggota salah satu dari 6 klub resmi yang ada di JIRTA.

"Jadi bagi masyarakat umum silakan saja datang, daftar ke klub jadi enak. Latihannya juga jelas," lanjutnya.

Ical menambahkan bahwa untuk biaya masuk klub, seseorang harus mengeluarkan 500 ribu rupiah untuk biaya awal masuk. Untuk per bulannya, biaya yang akan dikeluarkan adalah sebesar 300 ribu rupiah.

Ia menegaskan bahawa semua profit dan biaya tersebut hanya digunakan untuk fasilitas JIRTA dan menggaji para pelatih.

Kenapa Harus Masuk Klub?

Syarat harus masuk klub untuk menikmati fasilitas JIRTA mungkin menjadi sebuah kesulitan bagi masyarakat umum yang tertarik untuk bersepatu roda. Meski begitu, Ical mengatakan bahwa syarat ini ada demi menjaga fasilitas JIRTA.

Ia khawatir bahwa, jika syarat tersebut dihapus dan JIRTA dibuka untuk umum, fasilitas yang ada akan rusak karena tidak dipakai dengan benar.

"Kalo kita buka umum kan ribet nanti, yang latihan gak ada yang ngatur. Udah gitu nanti pakainya asal malah rusak fasilitas. Saya dan kawan-kawan 20 tahun perjuangin itu (JIRTA) biar ada," katanya.

Ical menambahkan bahwa ada keuntungan tersendiri bagi jika sudah terdaftar di klub. Salah satu keuntungan itu adalah akan memiliki pelatih yang tentunya dapat melatih dengan benar.

Tidak hanya itu, jika terdata di klub dan memiliki prestasi yang baik, akan memudahkan untuk mendapatkan beasiswa.

"Kalo buat umum harus masuk klub dulu, soalnya biar resmi dan enak satu jalur kan? Nanti kalau ada prestasi bisa kita arahkan beasiswa juga, banyak di kita," bebernya.

Diberikan Satu Kesempatan untuk Coba Tanpa Klub

Meski begitu, Ical memberikan sedikit kelonggaran bagi masyarakat umum yang ingin mencoba fasilitas JIRTA.

"Gini deh umum kalo mau nyoba, boleh silakan, tapi hubungi saya. Tunjukin KTP harus orang DKI," bebernya, ditemui di Sunter, Rabu (11/5/2022).

Namun, kesempatan ini hanya berlaku sekali coba saja dan akan dipersilahkan untuk memilih salah satu klub yang tersedia agar dapat lebih lanjut menikmati fasilitas JIRTA.



Simak Video "Melihat JIRTA, Satu-satunya Lintasan Sepatu Roda Jakarta Bertaraf Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT