Bicara Mental Health, Greysia Polii Ungkit Momen Putus Asa Tak Bisa Servis

ADVERTISEMENT

Bicara Mental Health, Greysia Polii Ungkit Momen Putus Asa Tak Bisa Servis

Alethea Pricila - detikHealth
Sabtu, 29 Okt 2022 18:06 WIB
Greysia Polii dan Apriyani Rahayu menjadi pusat perhatian usai menjuarai Prancis Terbuka Super Series 2017. Usia mereka terpaut lebih dari satu dekade.
Greysia Polii pernah mengalami momen frustrasi dalam kariernya sebagai pebulutangkis (Foto: Hasan Alhabshy)
Jakarta -

Peraih emas olimpiade Greysia Polii ternyata pernah putus asa ketika dirinya masih menjadi seorang atlet bulutangkis. Momen itu terjadi saat dirinya kalah dalam pertandingan dan itu membuatnya hampir menyerah meraih impiannya menjadi seorang pebulu tangkis.

Ketika berada pada titik terlemah hidupnya, Greysia mengaku peran seorang teman merupakan salah satu hal yang ia butuhkan demi kesehatan mentalnya.

"Banyak sekali moment in my life pada saat aku kalah, aku down, aku udah give up dengan cita-citaku sebagai bulutangkis banyak kalahnya, Gea (sahabatnya) itu selalu ada sama aku," ucapnya ketika menghadiri acara kesehatan jiwa yang bertemakan 'It Starts and Ends With Us' di daerah Kasablanka, Jakarta Selatan.

Peraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 ini juga mengaku sempat tidak bisa melakukan servis yang mengakibatkannya malu dan menyalah diri sendiri. Kejadian ini membuatnya menyadari bahwa kondisi fisiknya juga dapat berpengaruh kepada kesehatan mental.

"Greysia ini pernah dalam suatu moment down banget, dia nggak bisa serve padahal dalam dunia bulutangkis serve itu sangat penting, itu juga memang karena ada trauma, ada cedera yang bahkan buat dia sampai nggak bisa nyetir, " cerita Ps Gea Denanda, sahabat Greysia Polii.

"Iya itu juga, ternyata sakit fisik juga bisa kena ke mental," kata Greysia.

NEXT: Circle positif yang menguatkan



Simak Video "WHO: Hampir 1 Miliar Orang di Dunia Memiliki Gangguan Mental"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT