Dokter 'Spill' Rutinitas untuk Hempaskan Lemak di Perut Secara Alami

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Kamis, 25 Des 2025 06:02 WIB
Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska
Jakarta -

Lemak perut kerap dianggap sekadar persoalan penampilan. Padahal, lemak ini sangat berkaitan dengan kesehatan metabolisme, keseimbangan hormon, hingga kualitas tidur, yang bisa meningkatkan risiko penyakit serius.

Dokter metabolik sekaligus fisioterapi olahraga, Dr Sudhanshu Rai, menilai banyak orang keliru saat ingin menghilangkan lemak perut. Diet ekstrem dan olahraga berlebihan justru kerap berujung gagal.

Menurutnya, kunci utama terletak pada pengaturan ulang ritme alami tubuh melalui kebiasaan sederhana yang konsisten.

Dalam panduannya, Dr Rai membagikan rutinitas tujuh hari yang diklaim dapat membantu mengurangi lemak perut secara alami, tanpa perlu menghitung kalori atau diet ketat.

1. Setop Konsumsi Minuman Manis dan Ngemil Malam

Dikutip dari Times of India, mengurangi konsumsi teh atau kopi yang manis, camilan, serta kebiasaan makan larut malam menjadi langkah awal. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan asupan gula bebas tidak lebih dari 10 persen dari total kalori harian.

Selain itu, makan larut malam dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh. Studi menunjukkan kebiasaan ini dapat meningkatkan rasa lapar, menurunkan hormon kenyang (leptin), dan mendorong tubuh menyimpan lebih banyak lemak.

2. Sarapan Tinggi Protein Sebelum Pukul 10

Protein membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dan menjaga massa otot. Penelitian menunjukkan sarapan tinggi protein dapat menekan rasa lapar sepanjang hari dan mengurangi kebiasaan ngemil di malam hari.

Asupan protein sekitar 25-35 gram bisa diperoleh dari telur, yogurt, atau kacang-kacangan.

3. Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari

Jalan kaki dinilai sebagai olahraga sederhana, tetapi efektif. Berbagai penelitian menunjukkan, aktivitas ini dapat membantu menurunkan berat badan dan indeks massa tubuh, terutama jika dilakukan secara rutin.

Jalan cepat 30 menit sehari atau dibagikan dalam beberapa sesi singkat sudah cukup memberi manfaat.




(sao/kna)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork