Pria Coba Push-up 100 Kali dan Pull-up 50 Kali Tiap Hari, Begini Hasilnya

Pria Coba Push-up 100 Kali dan Pull-up 50 Kali Tiap Hari, Begini Hasilnya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Sabtu, 31 Jan 2026 18:02 WIB
Pria Coba Push-up 100 Kali dan Pull-up 50 Kali Tiap Hari, Begini Hasilnya
Foto: Tangkapan layar YouTube/Scott Luu
Jakarta -

Seorang pria mencoba sebuah tantangan fisik yang cukup ekstrem demi mengembalikan kebugaran tubuhnya. Ia berkomitmen melakukan 50 kali pull-up dan 100 kali push-up setiap selama 30 hari berturut-turut.

YouTuber Scott Luu memutuskan melakukan tantangan melelahkan ini setelah merasa kebugaran dan penampilan fisiknya menurun. Ia ingin membuktikan apakah program latihan intens ini bisa membuatnya kembali berotot.

Meski jumlah repetisi tersebut bisa membuat lengan sebagian besar orang terasa lemas, Luu menerapkan aturan agar tantangan ini lebih masuk akal. Ia tidak mengharuskan seluruh rutinitas dilakukan sekaligus, melainkan dicicil sepanjang hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama saya berhasil melakukan total 50 pull-up dan 100 push-up dengan gerakan benar sebelum tidur, itu sudah merupakan hari yang sukses," ungkap Luu, dikutip dari Unilad.

ADVERTISEMENT

Pada awal tantangan, Luu melakukan tes kemampuan maksimal. Saat itu, ia hanya sanggup melakukan 8 kali pull-up dan 28 kali push-up dalam satu sesi sebelum kelelahan.

Strategi awalnya adalah membagi latihan menjadi lima sesi dalam waktu 3-4 jam. Tetapi, rencana tidak selalu berjalan mulus.

Tubuhnya ternyata belum siap menghadapi tekanan fisik sebesar itu.

"Setelah hanya dua hari, pada hari ketiga saya terpaksa beristirahat karena tubuh saya tidak mampu menanganinya," katanya.

Kegagalan ini membuatnya sempat mengubah pola menjadi empat hari latihan dalam seminggu untuk pemulihan. Tetapi, setelah tubuhnya mulai terbiasa, ia kembali memulai tantangan 30 hari penuh tanpa hari libur.

Memasuki hari ke-12, tubuhnya mulai menunjukkan tanda-tanda 'protes'. Luu merasakan sakit yang menyakitkan saat menggenggam palang pull-up.

"Saya akhirnya mengalami perdarahan internal di tangan kanan saya, di bawah kapalan, mungkin karena saya menggenggam palang terlalu erat," tambahnya.

Tak hanya tangan, ia juga merasakan nyeri terus-menerus di lengan bawah, dada, hingga punggung. Bahkan, ada momen di mana ia harus mencuri-curi waktu melakukan gerakan tersebut pada pukul 03.30 pagi demi memenuhi target harian.

"Ajaibnya, tubuhku mulai beradaptasi dan aku merasakan lebih sedikit nyeri dan pegal," tutur Luu.

Bahkan, Luu berhasil memecahkan rekor pribadinya dengan melakukan 17 pull-up dalam satu set.

Sampai di akhir tantangan 30 hari, Luu menyadari bahwa perubahan terbesar yang ia rasakan justru bukan pada ototnya, melainkan pada mentalnya.

"Terkadang Anda perlu melampaui apa yang Anda pikir mampu Anda lakukan, sehingga dapat mengeluarkan potensi yang sudah dimiliki," sambungnya.

Menurut Luu, latihan keras ini telah menyinkronkan kekuatan pikiran dengan kemampuan fisiknya. Hal ini menanamkan kepercayaan diri yang tidak tergoyahkan, meski tantangannya sulit sampai bisa menyelesaikannya.

Halaman 2 dari 2
(sao/naf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads