Sebuah praktik latihan kuno dari China terbukti mampu membantu menurunkan tekanan darah tinggi secara signifikan. Latihan ini terdiri dari delapan rangkaian gerakan sederhana yang hanya membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 15 menit sehari.
Para ilmuwan bahkan menemukan bahwa manfaat kesehatan dari latihan ini setara dengan jalan cepat. Latihan tersebut adalah Baduanjin, sebuah gerakan terkoordinasi yang dipadukan dengan teknik pernapasan dalam untuk meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan fungsi pernapasan.
Hasil Penelitian Medis
Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the American College of Cardiology (JACC) ini melibatkan 216 peserta dengan kondisi hipertensi stadium satu (tekanan darah 130-139 mmHg). Sebagai informasi, hipertensi stadium satu adalah tahap awal di mana tekanan darah berada di atas normal namun biasanya belum membutuhkan bantuan obat-obatan.
Para peserta berusia 40 tahun ke atas ini diikuti selama satu tahun dan dibagi menjadi tiga kelompok: kelompok latihan Baduanjin, jalan cepat, dan latihan mandiri.
Hasilnya cukup mengejutkan. Peserta yang rutin melakukan Baduanjin lima hari seminggu mengalami penurunan tekanan darah sistolik rata-rata 3 mmHg hingga 5 mmHg setelah satu tahun. Tingkat perbaikan ini disebut-sebut mirip dengan efek beberapa obat tekanan darah lini pertama.
Efektif Tanpa Efek Samping
Menariknya, penurunan tekanan darah ini tetap bertahan meski tanpa pemantauan berkelanjutan dari tim peneliti. Hal ini membuktikan bahwa Baduanjin mudah dipertahankan sebagai gaya hidup jangka panjang.
"Baduanjin telah dipraktikkan di China selama lebih dari 800 tahun. Studi ini menunjukkan bagaimana pendekatan kuno yang murah dan mudah diakses dapat divalidasi melalui penelitian berkualitas tinggi," ujar Harlan M. Krumholz, MD, FACC, Profesor di Sekolah Kedokteran Yale sekaligus Pemimpin Redaksi JACC.
Menurut Krumholz, efek latihan ini setara dengan uji coba obat penting, namun hebatnya dicapai tanpa biaya, tanpa obat, dan tanpa efek samping. Hal ini menjadikannya solusi pencegahan penyakit jantung yang sangat mudah diterapkan di lingkungan masyarakat mana pun.
Simak Video "Video Temuan CKG: 1 dari 5 Remaja Sudah Alami Hipertensi"
(sao/kna)