Demam Piala Dunia Momen Ideal Kenalkan Olahraga, Ini Saran Dokter Jantung Anak

Demam Piala Dunia Momen Ideal Kenalkan Olahraga, Ini Saran Dokter Jantung Anak

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Jumat, 17 Jul 2026 06:15 WIB
Kids Indoor Soccer Training. Children Practicing Football Skills with Ball and Cones in Sports Hall
Demam piala dunia ada di mana-mana, bisa jadi momen ideal untuk memperkenalkan olahraga ke anak. (Foto: Getty Images/matimix)
Jakarta -

Piala Dunia 2026 tak hanya menjadi ajang hiburan bagi keluarga, tetapi juga bisa menjadi momentum bagi orang tua untuk mengenalkan olahraga kepada anak. Alih-alih hanya menonton pertandingan, anak dapat diajak ikut bergerak dengan bermain sepak bola bersama.

Dokter Jantung Anak BraveHeart Brawijaya Hospital, dr Anisa Rahmadhany, SpA, Subsp.Kardio, mengatakan masa anak merupakan periode penting untuk mendukung tumbuh kembang, sehingga aktivitas fisik perlu dibiasakan sejak dini.

"Jadi usia anak itu kan usia untuk tumbuh kembang. Kita bisa mengajak untuk bermain sepak bola. Mungkin awalnya hanya menonton pertandingan, kemudian terlihat ternyata bermain sepak bola itu seru," kata dr Anisa kepada detikcom, Kamis (16/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dr Anisa, orang tua bisa memanfaatkan antusiasme anak setelah menonton pertandingan untuk mengajaknya bermain sepak bola bersama. Permainan tersebut tidak harus dilakukan dalam tim besar. Bermain bersama anggota keluarga juga dapat menjadi cara sederhana untuk meningkatkan aktivitas fisik anak.

ADVERTISEMENT

Selain menyenangkan, dr Anisa menjelaskan, olahraga rutin seperti sepak bola juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan anak. Ia mengatakan aktivitas fisik secara teratur membantu mengoptimalkan perkembangan kemampuan motorik anak, bahkan berkontribusi terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan.

"Jika kita melakukan olahraga rutin, maka gerakan juga baik untuk kemampuan motorik anak. Dari perkembangan motorik baik, kemudian dari kesehatan juga baik, aktivitas banyak, kemudian juga biasanya mempengaruhi sistem imun juga, sistem imunnya menjadi lebih baik. Jadi tentu saja bergerak dengan aktif itu banyak manfaatnya," ucapnya lagi.



(suc/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads