Mitchell Baker 'Haaland' Versi Indonesia, Apa yang Bikin Tingginya Sampai 196 Cm?

Mitchell Baker 'Haaland' Versi Indonesia, Apa yang Bikin Tingginya Sampai 196 Cm?

detikHealth
Selasa, 28 Jul 2026 10:09 WIB
Devandra Abi Prasetyo
Ditulis oleh:
Devandra Abi Prasetyo
Lulusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fans Manchester United yang juga eks pesepakbola semi-profesional. Banyak menulis soal olahraga dari sudut pandang hidup sehat.
Indonesia menjamu Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) malam WIB, pada laga Grup A Piala AFF 2026. Indonesia memimpin 3-0 atas Kamboja di babak pertama. Keunggulan timnas didapat dari dua gol Mitchell Baker dan satu gol Sandy Walsh.
Selebrasi Mitchell Baker usai membobol gawang Kamboja (Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto)
Jakarta -

Mitchell Baker menjalani debut impian bersama Timnas Indonesia melawan Kamboja. Baker langsung mencetak hat-trick dalam laga di Stadion Pakansari.

Pemain berdarah Indonesia-Australia itu dipercaya John Herdman tampil sebagai starter kontra Kamboja pada laga perdana Piala AFF 2026, Senin (27/7/2026)

Pemain kelahiran Melbourne, Australia, 11 Desember 2006 itu memiliki tinggi sekitar 196 cm atau hampir dua meter. Dengan tinggi menjulang ini, Baker bak 'raja' untuk duel-duel bola atas. Tak berlebihan jika beberapa netizen menjulukinya 'Haaland' versi Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu, apa sebenarnya yang membuat seseorang bisa memiliki tinggi badan setinggi Mitchell Baker?

ADVERTISEMENT

1. Genetik

Faktor keturunan merupakan penentu paling dominan. Menurut MedlinePlus dari National Institutes of Health (NIH), sekitar 80 persen variasi tinggi badan manusia dipengaruhi faktor genetik.

Berdasarkan dokumen naturalisasi Mitchell merupakan putra dari Daniel Robert Baker (ayah), warga negara Australia yang lahir di Geelong.
Maureen Lee Baker (ibu), perempuan berdarah Indonesia yang memiliki garis keturunan dari Yogyakarta dan Semarang.

Artinya, seseorang bisa saja memiliki tubuh sangat tinggi karena mewarisi kombinasi gen tertentu dari ayah, ibu, maupun leluhur sebelumnya, meski tinggi badan orang tuanya tidak selalu luar biasa tinggi.

2. Nutrisi Selama Masa Pertumbuhan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa nutrisi pada masa anak-anak sangat penting untuk pertumbuhan tinggi badan.

Besar kemungkinan bahwa orang tua dari Mitchell sangat memerhatikan perihal ini. Karena, sang Ibu, Maureen merupakan mantan atlet profesional golf dan softball.

3. Tidur yang Cukup

Dikutip dari Medical News Today, kebiasaan tidur cukup juga berperan penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Jika dikaitkan dengan Mitchell, besar kemungkinan ia juga mendapatkan 'aturan khusus' soal jam tidur, mengingat sang ibu yang mantan atlet.

4. Olahraga Teratur

Olahraga teratur penting untuk perkembangan fisik yang optimal karena mendukung kesehatan tulang dan jaringan otot. Berolahraga dapat membuat tulang lebih padat dan kuat.

Hal inilah yang juga dilakukan oleh Mitchell. Ia sudah menekuni sepakbola sejak belia, bahkan di usia 10 tahun Mitchell bergabung di tim asal Hong Kong yaitu Hong Kong Football Club.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Kerap Terlupakan tapi Bisa Maksimalkan Tinggi Badan Anak"
[Gambas:Video 20detik] (dpy/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads