Banyak orang dengan kondisi kaki datar atau flat foot mengeluhkan nyeri saat berolahraga. Keluhan biasanya muncul di telapak kaki, tumit, pergelangan kaki, hingga betis setelah berjalan jauh, berlari, atau melakukan aktivitas dengan intensitas tinggi.
Lantas, apakah nyeri pada pemilik flat foot bisa hilang sepenuhnya?
Dokter spesialis kedokteran olahraga, dr Andi Kurniawan, SpKO mengatakan bahwa rasa nyeri saat atau sesudah olahraga bagi 'si kaki datar' bisa dihilangkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu caranya ada dengan menguatkan otot-otot di kaki menggunakan latihan tertentu
"Misalnya kayak jinjit-jinjit gitu, tapi jinjit sambil menjepit bola. Jadi otot-otot bagian tengah kaki itu jadi lebih kuat. Akhirnya dia nggak gampang pegel," kata dr Andi saat berbincang di acara Step Well Move Better Siloam Mampang, di Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2026).
Kaki cepat pegal pada pemilik flat foot (kaki datar) terjadi karena tidak adanya lengkungan telapak kaki, sehingga distribusi berat badan saat berdiri atau berjalan tidak merata.
"Makannya bisa dilatih. Lama kelamaan pegalnya bisa hilang," kata dr Andi.
Kuncinya adalah penguatan otot. Menurut dr Andi, rasa pegal di kaki para flat foot dengan pegal-pegal di punggung atau bagian lain merupakan 'harga' yang mesti dibayar jika otot tubuh kurang kuat.
"Kalau lagi pegal, olahraganya adalah lari sebenarnya, diregangkan, digerakin, supaya otot itu jadi lentur," katanya.
dr Andi menambahkan, bagi si pemiliki kaki datar, tidak ada jenis olahraga yang mesti dihindari. Semuanya bisa dilakukan asalkan step by step, disesuaikan dengan bagaimana kaki merespons aktivitas.










































