Euforia Lomba Agustusan, Ini Risiko Cedera yang Sering Diremehkan

Euforia Lomba Agustusan, Ini Risiko Cedera yang Sering Diremehkan

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Minggu, 16 Agu 2026 20:07 WIB
Seorang peserta memukulkan bantal ke arah lawannya dalam lomba pukul bantal di Kelurahan Madyopuro, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (9/8/2026). Warga menggelar lomba tersebut untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus mempererat kebersamaan d
Ilustrasi lomba pukul bantal (Foto: ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Jakarta -

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI identik dengan berbagai lomba yang mengundang tawa dan semangat kebersamaan. Namun, di balik keseruan lomba tersebut, tetap ada risiko cedera yang sebaiknya tidak diremehkan.

Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi dr Oryza Satria, SpOT(K) dari Mayapada Hospital mengatakan secara klinis pola cedera saat lomba 17-an biasanya karena melibatkan gerakan eksplosif, tarikan mendadak, jatuh, permukaan licin, dan aktivitas yang tidak biasa dilakukan sehari-hari.

"Yang paling sering biasanya cedera ringan seperti lecet, memar, keseleo, strain otot, dan nyeri setelah aktivitas," kata dr Oryza kepada detikcom Kamis (13/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tetapi sesekali bisa terjadi cedera yang lebih serius seperti dislokasi bahu, patah tulang pergelangan tangan atau lengan, cedera ligamen, bahkan cedera kepala akibat jatuh," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Menurut dr Oryza, cedera ini berisiko terjadi kepada mereka yang bisa dikatakan meremehkan aktivitas. Padahal, meskipun lomba itu terlihat seru, tetap butuh mempersiapkan tubuh.

"Menariknya, masalahnya sering bukan karena lombanya ekstrem, tetapi karena pesertanya melakukan aktivitas eksplosif tanpa persiapan fisik dan pemanasan yang memadai," tutupnya.



(dpy/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads