Harry Kane Raih Balon d'Or 2026, Konsistensi Jaga Kebugaran Jadi Sorotan

Harry Kane Raih Balon d'Or 2026, Konsistensi Jaga Kebugaran Jadi Sorotan

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Selasa, 27 Okt 2026 13:20 WIB
Soccer Football - Ballon dOr - London Palladium, London, Britain - October 26, 2026 Bayern Munichs Harry Kane makes a speech after winning the mens Ballon dOr award Action Images via Reuters/Matthew Childs
Harry Kane dengan trofi Ballon d'Or 2026 (Foto: Action Images via Reuters/Matthew Childs)
Jakarta -

Harry Kane berhasil meraih penghargaan Ballon d'Or 2026. Ini adalah gelar yang telah dinanti Kane sejak lama. Sebelumnya ia juga sudah menyabet Trofi Gerd Muller atau Striker Terbaik 2026.

Seremoni Ballon d'Or 2026 diselenggarakan di London Palladium Theatre, London, Inggris, Selasa (27/10/2026) pagi WIB. Ini menjadi pertama kalinya sejak 2019 malam penganugerahan tidak di Theatre du Chatelet, Paris, Prancis.

"Kerja keras dalam diam. Biarkan kesuksesan yang menjadi kebisinganmu," tulis Kane di X, dikutip Selasa (27/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kane berhasil meraih trofi Ballon d'Or 2026 dengan menyisihkan sembilan pemain lainnya dalam daftar 10 besar nominasi. Ada seperti Ousmane Dembele, Erling Haaland, Kylian Mbappe, Khvicha Kvaratskhelia, Lionel Messi, Michael Olise, Lamine Yamal, Fabian Ruiz, dan Rodri.

Konsistensi Harry Kane

Untuk sampai di titik ini, Kane telah melewati banyak hal dan mempertahankan konsistensinya dalam sepakbola. Seperti bagaimana ia latihan dan apa-apa saja yang dirinya makan.

ADVERTISEMENT

Ibarat sebuah mobil balap, Kane tidak bisa melesat kencang jika perawatan mesinnya dilakukan secara ugal-ugalan. Kane diketahui memiliki pola diet yang ketat untuk memastikan tubuhnya siap diajak "bertarung".

"Saya telah bekerja dengan seorang koki bernama Dan Sargeant selama sekitar delapan atau sembilan tahun. Dia juga seorang ahli gizi yang berkualifikasi, yang fokus pada memasak dan menyiapkan makanan untuk meningkatkan performa atletik dan kesehatan," kata Kane dikutip dari The Standard.

Menurut Kane, sepak bola tingkat tinggi seringkali bergantung pada detail, dan diet adalah salah satu detail penting yang dapat membuat perbedaan terbesar.

Jadwal makan Kane dibagi menjadi tiga bagian, yakni pagi atau sarapan, siang dan malam.

Sarapan: roti gandum utuh, telur, omelet bayam, bubur oat.

"Terkadang saya makan sepotong roti gandum hitam dengan alpukat, dan omelet bayam dengan dua atau tiga telur. Di lain waktu, saya makan yogurt kelapa dengan campuran beri, granola buatan sendiri, dan sedikit madu," kata Kane.

Makan siang dan makan malam: white fish, salmon, ayam, atau daging sapi.

"Saya juga suka variasi untuk makan siang. Saya sangat menikmati salmon dengan nasi dan sayuran. Pada dasarnya, saya selalu memesan salad dan banyak sayuran di setiap makan, mencoba mendapatkan nutrisi paling beragam dari makanan alami," katanya.

Kane menyatakan bahwa makan siang dan makan malam mengikuti logika serupa, berkisar pada ikan putih, salmon, ayam, atau daging sapi. Kuncinya adalah menjaga keseimbangan protein dan karbohidrat yang sempurna.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Tren Lari Makin Kencang, Sudah Benarkah Strategi Latihannya?"
[Gambas:Video 20detik] (dpy/dpy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads