Konsultasi Seks: Sperma yang Mendadak Berubah Warna

100 Konsultasi Terpopuler 2014

Konsultasi Seks: Sperma yang Mendadak Berubah Warna

- detikHealth
Selasa, 13 Jan 2015 10:44 WIB
Konsultasi Seks: Sperma yang Mendadak Berubah Warna
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Umumnya sperma berwarna putih atau putih kekuningan, namun terkadang muncul keluhan sperma yang warnanya mengalami perubahan, misalnya menjadi cokelat. Apakah ini bisa menjadi pertanda penyakit tertentu? Soal warna sperma menjadi salah satu pernyataan terpopuler di Konsultasi Seksologi detikHealth 2014.

Pertanyaan ini antara lain diutarakan Johan Denny. "Dok, mengapa sperma saya tiba-tiba berwarna sedikit kecoklatan dalam beberapa minggu ini? Sebelumnya sperma saya berwarna putih terkadang sedikit kekuningan. Tetapi tidak ada rasa nyeri di penis ataupun testis Dok. Apakah ini normal Dok? Berbahayakah Dok? Apa yang harus saya lakukan Dok? "

dr Andri Wanananda MS, dalam jawabannya di Konsultasi Seksologi detikHealth menjelaskan bahwa warna dan kepekatan sperma ditentukan oleh keseimbangan hormon testoteron, oxytocin, dan sebagainya. Selain itu dipengaruhi pula oleh makanan dan minuman yang dikonsumsi. Akan tetapi, perubahan warna sperma yang semula putih kekuningan menjadi bewarna mencolok kecokelatan patut dicermati adanya gangguan karena iritasi jaringan. Sementara, olahraga yang dilakukan selama 3 kali seminggu tidak mempengaruhi warna sperma karena olahraga yang 3 kali seminggu relatif tidak berat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biasanya iritasi jaringan akibat perdarahan yang bisa saja tidak ada keluhan nyeri (painless bleeding) pada saluran sperma dari buah zakar sampai dengan kelenjar prostat," ucap dr Andri yang merupakan anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan anggota Asosiasi Seksologi Indonesia.

dr Andri menganjurkan seseorang yang mengalami hal ini patut memeriksakan cairan spermanya ke laboratorium klinik untuk mengetahui penyebabnya. Pengaruh warna dan bau makanan pada cairan sperma dapat dilihat juga di serba serbi cairan sperma, andriwanananda.blogdetik.com.

"Bila sebulan sebelum gejala tersebut tidak lakukan ML, penyebabnya mungkin gangguan keseimbangan hormonal. Minum banyak air putih sangat disarankan, dan menjaga kebersihan penis, tetapi bila upaya tersebut tidak kunjung sembuh sangat disarankan untuk memeriksa cairan sperma ke laboratorium klinik," imbuh dr Andri.

(vit/vit)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads