Kenapa Setiap Makan Pisang Perut Kembung?

Kenapa Setiap Makan Pisang Perut Kembung?

detikHealth
Rabu, 10 Agu 2011 13:51 WIB
Ditulis oleh:
Kenapa Setiap Makan Pisang Perut Kembung?
Jakarta -

Dok, saya ada masalah dengan yang namanya pisang. Jika saya makan buah-buahan lain tidak ada masalah, tapi jika makan pisang perut saya langsung kembung seperti masuk angin parahnya muntah-muntah. Terimakasih.

Hansom (Pria Lajang, 26 Tahun), gareng.XXX@gmail.com
Tinggi Badan 171 Cm dan Berat Badan 56 Kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pisang mengandung karbohidrat, dextrose (dekstrosa), sucrose (sukrosa), fruktooligosakarida, levulose, lemak, vitamin A, B1, B6, B kompleks, C, mineral (besi, 467 mg kalium, kalsium, klor, 1 mg natrium, magnesium, fosfor), air, serotonin, dan antioksidan.

Dari pertanyaan di atas saya menemukan keywords 'jika makan pisang perut saya langsung kembung'. Hal ini menunjukkan bahwa organ atau sel-sel di perut atau di saluran pencernaan Anda ada yang alergi dengan salah satu zat yang terkandung di dalam pisang.

Mungkin saja alergi dengan kalium, sehingga cenderung ke arah dispepsia atau zat yang lainnya. Tentunya segera berkonsultasi ke dokter atau gastroenterologis terdekat merupakan tindakan yang tepat dan bijaksana.

Solusi sederhananya, sementara ini hindari pisang terlebih dahulu atau bila Anda memang penggemar pisang (alias bananalholic):

  1. Makan pisang minimal 1 jam setelah makan.
  2. Dibuat jus pisang tanpa diberi gula atau tambahan lainnya.
  3. Dibuat jus pisang dengan kombinasi buah / sayuran lainnya, diutamakan yang tidak kecut atau tidak masam.
  4. Memakan hasil olahan pisang. Jadi bukan buah aslinya.
  5. Mengonsumsi sup buah, yang di dalamnya ada pisang.


Demikian. Semoga penjelasan ini bermanfaat.
Salam sehat!

dr. Dito Anurogo
Dokter Umum di Keluarga Sehat Hospital, JL. P. Sudirman 9 Margorejo Pati, Jawa Tengah dan juga peneliti hematopsikiatri (ilmu yang mempelajari hubungan golongan darah dengan kepribadian, gaya hidup dan kecenderungan pola penyakit, pencegahan serta solusinya).



(ir/ir)

Berita Terkait