Ingin Hilangkan Lemak di Perut, Amankah Konsumsi Susu Diet?

Ingin Hilangkan Lemak di Perut, Amankah Konsumsi Susu Diet?

detikHealth
Selasa, 29 Mei 2012 10:54 WIB
Leona Victoria Djajadi
Ditulis oleh:
Leona Victoria Djajadi
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Pengasuh Klinik Gizi Keluarga http://www.klinikgizi.info/. Follow twitter @Leona_victoria.
Ingin Hilangkan Lemak di Perut, Amankah Konsumsi Susu Diet?
(Foto: thinkstock)
Jakarta -

Saya mau bertanya. Saya sudah mengikuti fitness selama kurang lebih 6-7 bulan. Tiap kali fitness saya melakukan sit-up sebanyak 50 kali namun lemak di perut saya belum juga hilang sepenuhnya.

Perlu diketahui bahwa perut saya normal dan saya ingin membentuk six pack. Apakah aman mengonsumsi susu maupun suplemen yang biasa kita temui di tempat fitness untuk menghilangkan lemak diperut? Terimakasih atas perhatiannya.

Made (Pria Lajang, 30 tahun), madeXXXX@gmail.com
Tinggi Badan 169 cm dan Berat Badan 61 kg

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawaban
 
Halo Made,
Ada baiknya jika Anda melakukan improvisasi atau mempunyai beberapa cara atau set dalam fitness regime Anda karena tubuh kita mempunyai tendensi untuk menyesuaikan diri dengan pola/ritme fitness yang itu itu saja sehingga hasil fitness tidak maksimal.

Suplemen maupun susu yang biasa diiklankan untuk body-building secara umum aman untuk dikonsumsi namun biasanya tidak diperlukan untuk masyarakat umum. Hal-hal tersebut lebih diperuntukkan untuk atlet elit yang memang setiap hari berolahraga lebih dari 5 jam sehingga memperlukan protein lebih dan dalam bentuk yang lebih mudah dicerna tubuh untuk membantu mereparasi otot-otot.

Memang benar susu, suplemen ataupun meal replacement dapat membantu menaikkan atau menurunkan berat badan jika dibantu dengan olahraga namun tidak dapat secara spesifik menghilangkan lemak pada bagian perut.

Leona Victoria Djajadi MND
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets.



(mer/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads