Begini Mbak Zoya, saya pria yang memiliki heteroseksual yang tinggi. Saya mudah sekali terangsang bila melihat cewek seksi, baik di dunia nyata maupun waktu nonton televisi. Jika sudah horny, saya akan melampiaskannya dengan onani.
Yang saya mau tanyakan, apakah onani itu berbahaya atau menyehatkan bagi tubuh? Apa yang sebenarnya terjadi kepada saya? Ketika saya mimpi basah, saya tidak ikutan basah itu kenapa? Menurut Mbak Zoya, apa yang harus saya lakukan?
Yun (Pria Lajang, 23 tahun), yunXXXXXXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 175 cm, Berat Badan 116 kg
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saudara Yun, pada usia 23 tahun adalah sangat wajar jika laki-laki memiliki keterangsangan seksual yang sangat tinggi ketika melihat cewek seksi. Apabila Anda terangsang maka itu sangat wajar. Karena rasa penasaran yang besar, pria suka berimajinasi terhadap bentuk tubuh perempuan.
Masturbasi atau onani sehat bagi tubuh, bisa melampiaskan hasrat seksual selama tidak mengganggu aktifitas sehari-hari. Yang saya agak bingung, ketika Anda mimpi basah tetapi tidak basah. Dikatakan mimpi basah karena Anda bermimpi berhubungan seks dengan perempuan dan terjadi ejakulasi.
Yang dikatakan basah adalah ejakulasi mengeluarkan sperma. Mungkinkah sperma yang keluar itu kering pada malam harinya atau tidak keluar sperma? Biasanya kalau sudah kering baunya masih ada. Kalau sampai tidak keluar sperma dan dalam mimpi mengalami orgasme, tetapi saat bangun tidak menjumpai bau sperma dan bukan karena kering, Anda harus memerikskan diri karena itu tidak normal.
Pertanyaan berikutnya, apakah ketika bangun pagi Anda mengalami morning erection? Semua laki-laki yang hormonnya sehat harusnya mengalami ereksi di pagi hari ketika bangun tidur. Kalau itu tidak terjadi, saya yakin Anda mengalami masalah hormonal dan harus memeriksakan diri ke androlog.
Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi yang memiliki pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.
Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.
(pah/ir)











































