Setelah itu saya berolahraga, dan tiba-tiba napas saya yang tidak teratur, tidak bisa normal kembali. Semakin lemas dan tidak bisa bernapas lewat hidung, akhirnya saya dikasih obat penenang oleh dokter, baru normal kembali.
Saya divonis oleh dokter jiwa terkena penyakit di atas, tapi tidak kunjung sembuh. Gejala saat ini, terkadang merasa hidung ini jadi mampat atau susah bernapas dan ketakutan akan tiba-tiba meninggal menghantui saya. Semakin lemas dan baru akan normal setelah minum penenang. Mohon bantuan dokter. Terimakasih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tinggi badan 168 cm dan berat badan 60 kg
Jawaban
Dear Pak Hendra,
Anxiety PTSD (Pasca Traumatic Syndrome Disorder) adalah kecemasan yang timbul karena pernah mengalami sesuatu musibah yang sangat besar atau trauma. Kecemasannya timbul sesudah peristiwa traumatik tersebut, biasanya dalam waktu beberapa minggu sampai beberapa bulan.
Sering sekali disertai dengan mimpi atau bayang-bayang dari kejadian traumatik tersebut (flashbacks). Pada saat cemas, Pak Hendra akan mengalami gejala seperti kecemasan pada umumnya, misalnya jantung berdetak dengan kencang, tangan dan kaki dingin, badan keringatan, mulut kering, napas berat sampai bisa merasa tercekik.
Cara untuk mengatasinya dengan relaksasi. Pak Hendra, duduk rileks kemudian ambil napas panjang, tahan sebentar, kemudian buang napasnya dengan mengatakan dalam hati saya tenang atau saya sehat. Makin lama Pak Hendra akan merasa makin rileks.
Obat penenang bisa membantu untuk mempercepat supaya kita merasa tenang. Kalau Pak Hendra masih mengalami trauma biar pun sudah melakukan relaksasi dan minum obat penenang, psikoterapi yang lebih mendalam mungkin diperlukan untuk menelusuri trauma tersebut.
Dr. Elly Ingkiriwang, SpKJ
Psikiater di Psychiatric Clinic, Royal Progress International Hospital, Danau Sunter Utara, Sunter Paradise I, Jakarta 14350. Serta Staf pengajar di Jurusan Kesehatan Mental Fakultas Kedokteran Ukrida Jakarta.
(mer/)










































