Syafvia (Wanita lajang, 17 tahun), syafXXXX@myself.com
Tinggi badan 156 cm dan berat badan 42 kg
Jawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Cairan jernih tidak berbau
2. Cairan keruh dan berbau.
Yang jernih relatif normal, biasa terjadi menjelang haid. Yang keruh, berbau, menunjukkan terjadinya infeksi oleh kuman, bakteri, virus atau jamur. Hal ini yang perlu ditangani oleh dokter atau bidan senior, agar infeksi tidak menyerang organ-organ reproduksi.
Saat hubungan intim, bila Ms V mengeluarkan cairan yang tidak berbau, adalah normal. Pertanda, lubrikasi (pelendiran) vagina telah terjadi, sebagai respons terhadap rangsangan seksual dari partner Anda. Dengan demikian, saat penis penetrasi ke dalam vagina, tidak akan terasa nyeri.
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.
(mer/vit)











































