Amankah Bila Wanita Hamil Muda Berhubungan Seks?

Amankah Bila Wanita Hamil Muda Berhubungan Seks?

detikHealth
Jumat, 02 Mei 2014 18:19 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Amankah Bila Wanita Hamil Muda Berhubungan Seks?
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Dok saya sedang hamil trimester pertama. Yang ingin saya tanyakan, amankah bila wanita hamil berhubungan seks? Kapan hubungan seks boleh dan tidak boleh dilakukan? Berapa kali frekuensi berhubungan yang aman Dok? Adakah indikasi tertentu yang membuat wanita hamil tidak boleh berhubungan seks? Bagaimana dengan posisi saat berhubungan? Saya juga pernah mendengar bahwa hubungan seks memicu keguguran atau kelahiran prematur, benarkah demikian? Terimakasih atas jawabannya Dok.

Sari (Wanita menikah, 28 tahun), sariXXXX@yahoo.com
Tinggi badan 160 cm dan berat badan 50 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebaiknya pada kehamilan trimester pertama (3-4 bulan pertama) tidak melakukan semua aktivitas seksual yang bisa menimbulkan orgasme. Apalagi wanita yang mengalami keguguran berulang kali sebelumnya.

Ketika wanita mencapai orgasme, terjadi gerakan-gerakan rahim yang seolah mencengkeram. Hal ini harus mendapat perhatian saat hamil. Karena gerakan-gerakan rahim tersebut bisa memicu keguguran. Bahkan, aktivitas seksual lain yang dapat menimbulkan orgasme, misalnya masturbasi juga perlu dihindari.

Bagi wanita yang tidak pernah mengalami keguguran, hubungan intim sesudah trimester pertama relatif aman. Hanya patut diperhatikan, posisi hubungan seksual tidak boleh membebani perut wanita yang tengah mengandung. Posisi rear entry atau doggie position (pria dibelakang bokong istri) atau side by side position (posisi saling menyamping) dianggap aman. Penjelasan lengkap tentang posisi hubungan seksual saat kehamilan dapat dilihat pada: andriwanananda.blogdetik.com

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(mer/vit)

Berita Terkait