Chary Ryo (Perempuan menikah, 28 tahun)
charyryoXXXXX@yahoo.com
Tinggi badan 160 cm, berat badan 65 kg
Jawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Usia (pada pasangan lansia, frekuensi ML amat jarang)
2. Kebugaran seksual, yang ditentukan oleh kebugaran jasmani & psikis. Jelasnya, kalau salah satu pasangan sedang sakit atau sedang stres, frekuensi ML akan menurun.
Dengan demikian, frekuensi ML Anda dengan suami amat sering, bahkan menurut Anda, suami terkesan hiperseks: 'tidak masalah'. Asalkan, dilakukan saat tubuh bugar, atas kehendak bersama, serta tidak mengganggu hidup dan kegiatan rutin sehari-hari.
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.
(hrn/up)











































