Pria dengan Satu Buah Zakar dan Sering Onani, Bisakah Punya Keturunan?

Pria dengan Satu Buah Zakar dan Sering Onani, Bisakah Punya Keturunan?

detikHealth
Selasa, 03 Jun 2014 18:27 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Pria dengan Satu Buah Zakar dan Sering Onani, Bisakah Punya Keturunan?
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Selamat pagi Dok, saya mahasiswa yang belum menikah, usia saya sekitar 22 tahun, saya ingin bertanya dok, saya hanya memiliki 1 buah zakar, dahulu saya juga sering onani yang paling parah adalah satu hari bisa sampai dua kali onani. Yang saya ingin tanyakan adalah apakah nanti ketika saya menikah saya mudah untuk memiliki anak, dan bagaimanakah kesuburan saya Dok? Mohon bantuannya Dok. Terima kasih Dok sebelumnya.


Ridho6703 (Pria lajang, 22 tahun)
ridho6703XXXXX@gmail.com
Tinggi badan 170 cm, berat badan 54 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anda tidak usah risau, 1 (satu) buah zakar tetap akan bisa berfungsi sebagai organ reproduktif yang menjamin kesuburan Anda sebagai pria bila kelak menikah. Buah zakar (testis) seperti ginjal, dikaruniai 2 (dua) buah untuk setiap individu. Bila satu organ tersebut tidak berfungsi, organ yang sehat akan mengambil fungsinya, agar tubuh tetap sehat.

Masalahnya, bagi individu seperti Anda harus ekstra hati-hati, jangan sampai testis yang satu-satunya rusak. Maka, jagalah keutuhannya: 'Jangan sampai kena trauma (misalnya tertumbuk benda keras akibat kecelakaan), hindari suhu tinggi (misalnya di tempat sauna, celana ketat), penyakit parotitis (gondongan) yg berdampak pada testis.

Onani (masturbasi) tidak akan berdampak pada testis, bila dilakukan saat tubuh bugar serta memperhatikan aspek hygienis (kebersihan) organ vital serta manual/alat yang digunakan.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.



(hrn/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads