Mimisan Disertai Migrain, Gejala Penyakit Apa?

Mimisan Disertai Migrain, Gejala Penyakit Apa?

Suherni Sulaeman - detikHealth
Senin, 09 Jun 2014 16:20 WIB
Mimisan Disertai Migrain, Gejala Penyakit Apa?
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Dok, pacar saya berumur 22 tahun dan tinggi badan 154 cm. Saya ingin menanyakan kemungkinan penyakit apa yang diderita oleh pacar saya dengan gejala mimisan (tidak sering) dan migrain yang berlangsung sekitar 3-7 menit. Sebelumnya terimakasih.

Arsenio (Pria lajang, 21 tahun)
briantXXXXXX@gmail.com
Tinggi badan 172 cm, berat badan 73 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dear saudara Arsenio, terimakasih atas penjelasannya kepada kami. Langsung saja menuju ke pokok permasalahan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mimisan (epistaksis) adalah pendarahan dari hidung.

Bila seseorang menderita mimisan, maka ada beberapa kondisi yang patut dipertimbangkan, antara lain:
1. ada benda asing di hidung
2. aneurisma traumatik
3. iritasi oleh zat kimiawi
4. gagal hati
5. trauma (kecelakaan, jatuh)
6. tumor
7. trombositopenia
8. leukemia
9. keracunan (toxicity), misalnya: dipyridamole, heparin, ticlopidine.

Adapun diagnosis banding dari mimisan antara lain:
1. Barotrauma (kasus kegawatdaruratan medis)
2. Benda asing di hidung
3. Coumarin plant poisoning
4. Disseminated Intravascular Coagulation (kasus kegawatdaruratan medis)
5. Endometriosis (kasus kegawatdaruratan medis)
6. Hemofilia tipe A
7. Hemofilia tipe B
8. Kegawatdaruratan medis
9. Keracunan (toxicity) agen nonsteroidal anti-inflammatory, rodenticide
10. Penyakit von Willebrand
11. Rhinitis alergi
12. Sindrom Osler-Weber-Rendu (pada pediatrik)
13. Sinusitis imaging
14. Toksisitas cocaine (kasus kegawatdaruratan medis)
15. Toksisitas salicylate (kasus kegawatdaruratan medis)
16. Toksisitas warfarin dan superwarfarin

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), migrain adalah sakit kepala yang disertai rasa nyeri berdenyut pada satu sisi saja dan timbul dalam bentuk serangan, biasanya terdapat pada wanita; nyeri kepala sebelah.

Migrain (migraine) perlu dibedakan dari sakit atau nyeri kepala primer lainnya seperti: muscle contraction tension headache, cluster headache, dsb. Beberapa kemungkinan diagnosis migrain atau diagnosis banding migraine antara lain:
1. aneurisma serebral
2. ensefalitis herpes simpleks
3. hemikrania paroksismal kronik
4. meningitis akibat virus (viral meningitis)
5. perdarahan intrakranial
6. sakit kepala kluster
7. sakit kepala tegang kontraksi otot (muscle contraction tension headache)
8. sindrom dissection
9. sindrom Tolosa-Hunt
10. temporal/giant cell arteritis

Demikian penjelasan ini, semoga memberikan solusi.

Salam sehat dan sukses selalu!

Dokter Dito Anurogo
Penulis 15 buku, berkarya di Comprehensive Herbal Medicine Institute (CHMI), Center for Robotic and Intelligent Machines (CRIM), serta Brain and Circulation Institute of Indonesia (BCII), Surya University, Indonesia.

(hrn/up)

Berita Terkait