ADVERTISEMENT

Senin, 10 Nov 2014 18:09 WIB

Saran Dokter Agar Aman Bercinta Meski Suami Kena Herpes Genital

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Dok, bagaimanakah seks yang aman dengan pasangan/suami yang menderita herpes genital? Saat tidak kambuh, bolehkah melakukan oral seks? Terimakasih.

Defi (Wanita 32 tahun)
kiraindefiXXXX@gmail.com
Tinggi 160 cm, berat 45 kg

Jawaban

Herpes genitalis adalah infeksi akut pada genitalia (organ kelamin) dengan gejala khas berupa vesikel yang berkelompok pada dasar yang kemerahan (eritem) dan bersifat rekuren (kambuhan). Penyebabnya adalah herpes simpleks virus (HSV) tipe 1 dan tipe 2. HSV tipe 1 tidak bersifat onkogeni (bukan pencetus kanker) sedangkan HSV tipe 2 bisa bersifat onkogeni.

Kendatipun virus ini menjalar dan hidup pada serabut saraf sensorik dan ganglion saraf regional, berdiam di sana dan bersifat laten, tapi bersifat rekuren (kambuhan). Pencetus infeksi rekuren adalah hal-hal sbb: menstruasi, trauma melalui coitus (hubungan seksual), seks oral, demam, gangguan pencernaan, stres emosi, kelelahan, alergi makanan dan obat-obatan.

Dengan demikian, saat herpes simpleks pasangan Anda 'tidak kambuh' amat berisiko bagi Anda melakukan seks-oral dengan dia, karena salah satu pemicu kekambuhan seperti tersebut di atas adalah seks oral.

Dianjurkan untuk Anda yang belum tertular herpes ini, melakukan imunisasi: Imunisasi pasif dengan injeksi gamma globulin dan interferon. Imunisasi aktif dengan vaksin lupidon H (pencegah HSV tipe 1 dan Vaksin Lupidon G (pencegah HSV tipe 2). Saat ini dipasarkan vaksinasi pencegah kanker mulut rahim (cerviks) yang berkhasiat pula mencegah herpes genitalis, dengan nama dagang 'gardasil'.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(hrn/vit)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT