Mengapa Keluar Darah Setiap Melakukan Hubungan Intim?

Mengapa Keluar Darah Setiap Melakukan Hubungan Intim?

detikHealth
Senin, 08 Des 2014 18:15 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Mengapa Keluar Darah Setiap Melakukan Hubungan Intim?
Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Dok, sebulan lalu saya melakukan hubungan intim. Pada saat melakukan, tiba-tiba keluar darah. Saya mengira bahwa itu haid tapi ternyata darahnya tidak seperti sedang haid dan setelah itu tidak keluar darah lagi.

Kemudian setelah telat 2 minggu baru saya haid Dok. Dan bulan ini kejadian itu terulang lagi, saya berdarah saat melakukan hubungan intim. Sampai sekarang pun saya sudah telat 1 minggu Dok. Kira-kira ini kenapa yah Dok? Tolong dijawab ya Dok. Terimakasih.

Aqilla
rinihunawaXXXXX@gmail.com
Tinggi 160 cm, berat 48 kg

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawaban

Darah yang keluar melalui vagina saat ML bisa disebabkan oleh:
- Lubrikasi vagina yang belum optimal
- Gangguan keseimbangan kadar hormon wanita.

Lubrikasi (pelendiran) vagina dipicu oleh 'foreplay' menjelang hubungan intim. Yaitu, dengan sentuhan, rabaan, elusan yang dilakukan secara manual atau oral oleh pasangan Anda pada zona zona erotik tubuh Anda yang paling peka.

Foreplay harus dilakukan dengan waktu yang cukup (jangan tergesa-gesa) hingga pelendiran vagina optimal, dinding vagina basah, licin. Dengan demikian, saat penerasi Mr P ke dalam vagina, tidak akan membuat dinding vagina iritasi, lecet, luka. Hingga tidak akan terjadi perdarahan vagina saat ML.

Gangguan keseimbangan kadar hormon wanita bisa pula menyebabkan bercak darah vagina saat ML. Penyebab ini mungkin bisa terjadi pada Anda, karena datangnya haid yang sering terlambat.

Sementara minum vitamin Asam-Folat (Folavit) setiap hari 1 tab selama 30 hari. Selanjutnya, Anda perlu konsultasi dengan Dokter Keluarga Anda untuk memastikan penyebabnya.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(hrn/vit)

Berita Terkait