Trump Buka-bukaan soal Kesehatannya, Ngaku Malas Olahraga karena Membosankan

Trump Buka-bukaan soal Kesehatannya, Ngaku Malas Olahraga karena Membosankan

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Minggu, 04 Jan 2026 13:08 WIB
Trump Buka-bukaan soal Kesehatannya, Ngaku Malas Olahraga karena Membosankan
Presiden AS Donald Trump (Foto: Getty Images via AFP/ANDREW HARNIK)
Jakarta -

Di usianya yang menginjak 79 tahun, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan pengakuan terbuka mengenai kondisi kesehatannya. Meski menjadi presiden tertua dalam sejarah pelantikan AS, Trump menegaskan bahwa dirinya berada dalam kondisi 'sempurna', walaupun memiliki beberapa kebiasaan medis yang tidak lazim.

Dalam wawancara panjang dengan The Wall Street Journal, Trump mengklarifikasi berbagai spekulasi mengenai penuaan dirinya yang belakangan ini menjadi sorotan publik.

Salah satu pengakuan yang paling mengejutkan adalah kebiasaan Trump mengonsumsi aspirin dalam dosis tinggi selama 25 tahun terakhir. Ia meminum 325 mg aspirin per hari, jauh di atas dosis 81 mg yang biasanya direkomendasikan dokter untuk terapi jantung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka ingin saya minum dosis kecil, tapi saya tidak ingin darah kental mengalir melalui jantung saya," ujar Trump. Meski mengakui bahwa dosis tinggi ini membuatnya mudah memar, ia enggan mengubah rutinitasnya karena dianggap berhasil menjaganya hingga kini.

ADVERTISEMENT

Trump juga menjawab foto-foto yang beredar yang menunjukkan tangannya yang memar serta spekulasi bahwa ia sering tertidur di acara resmi Gedung Putih. Ia menjelaskan bahwa dirinya sering menutup mata sejenak hanya untuk merasa 'santai', bukan karena tertidur.

"Terkadang mereka (fotografer) mengambil gambar saya saat sedang berkedip, dan mereka menangkap momen itu," jelasnya.

Adapun mengenai memar di tangan akibat pengencer darah, Trump mengaku selalu membawa makeup khusus. "Hanya butuh 10 detik untuk mengoleskannya agar bekas memar tertutup," tambahnya.

Malas Olahraga karena Membosankan

Meskipun disarankan oleh tim medis untuk rutin berolahraga guna mengatasi kondisi chronic venous insufficiency (gangguan aliran darah vena di kaki), Trump secara terang-terangan menolak menggunakan kaus kaki kompresi atau lari di atas treadmill.

"Saya tidak suka (olahraga). Itu membosankan. Berjalan atau lari di treadmill selama berjam-jam seperti orang lain, itu bukan gaya saya," tegasnya. Trump lebih memilih bermain golf sebagai satu-satunya bentuk aktivitas fisik rutinnya.

Klarifikasi juga diberikan terkait pemeriksaan medis di Walter Reed National Medical Center pada Oktober lalu. Meski sebelumnya sempat menyebut menjalani MRI, Trump mengoreksi bahwa ia sebenarnya menjalani CT scan.

Dokter kepresidenan, Sean Barbabella, menyatakan bahwa pemeriksaan tersebut bertujuan untuk memastikan tidak ada masalah kardiovaskular. Hasil tes mengungkapkan bahwa tidak ditemukan adanya kelainan, dan Barbabella menegaskan bahwa Presiden berada dalam "kesehatan yang luar biasa" untuk menjalankan tugasnya sebagai Panglima Tertinggi.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Dokter: Vitalitas Kardiovaskular Trump 14 Tahun Lebih Muda"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

Berita Terkait