Anak SMP Sudah Pacaran Bikin Orang Tua Khawatir

Anak SMP Sudah Pacaran Bikin Orang Tua Khawatir

detikHealth
Selasa, 17 Feb 2015 12:18 WIB
Ditulis oleh:
Anak SMP Sudah Pacaran Bikin Orang Tua Khawatir
Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta -

Mbak, bagaimana ya caranya menasihati anak perempuan saya yang sudah punya teman dekat pria? Padahal dia masih kelas 2 SMP (sekolah menengah pertama).

Saya sih percaya saja sama dia, tapi saya cuma khawatir dia terbawa pergaulan dengan teman-temannya. Saya ingin menasihatinya tanpa membuat dia merasa saya melarang. Saya takut nanti dia malah jadi tertutup.

Anisa Dira (Wanita menikah, 37 tahun)
di_ra_ni_XXXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi badan 165 cm, berat badan 68 kg

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawaban

Dear Ibu Anisa,

Pertemanan antara Ibu dan anak perempuan pada dasarnya bisa menjadi alat yang mudah untuk menyampaikan sesuatu atau berkomunikasi. Duduk dan berdiskusilah dengan putri Ibu mengenai keresahan Ibu ketika melihat ia memiliki teman dekat pria, namun keresahan tersebut adalah dalam bentuk apa yang kemudian menjadi kesepakatan.

Baca juga: Ketika Anak Bau Kencur Mulai Pacar-pacaran, Ini Kata Psikolog

Berusaha untuk mempercayai anak ketika kesepakatan sudah dibuat. Kesepakatan dapat disesuaikan dengan nilai-nilai yang dimiliki oleh masing-masing keluarga seperti misalnya tidak pacaran sampai SMU, atau kalau punya teman dekat tidak pergi berduaan dll.

Baca juga: Ingat Ya, Pacaran Tidak Sama dengan Cinta dan Aktivitas Seksual

Monitoring tetap perlu dilakukan dengan mengetahui seluk beluk teman dekatnya sehingga kita mengetahui secara jelas siapa yang berada di dekat anak kita.

Tetaplah terbuka untuk menerima segala bentuk cerita yang disampaikan oleh Putri Ibu tanpa melakukan penilaian (judgement) sehingga ia bisa tetap menjadikan Ibu sebagai tempat bercerita terbaik. Berikan saran ketika hal tersebut memang dibutuhkan.

Selamat mencoba.

Ratih Zulhaqqi, M.Psi
Psikolog Anak lulusan Magister Profesi Klinis Anak Universitas Indonesia. Saat ini berpraktik di RaQQi - Human Development & Learning Centre
Jl. Tebet Barat IX No 11 Jakarta Selatan Telp (021) 85585261/96633076. Follow Twitter Ratih: @ratihyepe.

(hrn/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads